Kalah Taruhan Pilkades, Pria Ini Bacok Istrinya

BNews—BATANG— Entah apa yang merasuki lelaki di Kabupaten Batang ini. Kalah taruhan Pilkades nekat membacok istrinya sendiri menggunakan sebuah parang (8/10).

Kapolres Batang, AKBP Edi Suranta Sinulingga memebenarkan kejadian tersebut. “Benar, jajaran Polsek Tulis amankan seorang lelaki bernama Riyanto, 54 warga Desa Botolambat Kecamatan Kandeman karena membacok istrinya sendiri (8/10),” katanya (10/10).

Advertisements


Usut punya usut, Riyanto nekat melakukan aksi kejamnya tersebut lantaran kesal saat ditegur oleh istrinya. “Istirnya menegur terkait motor yang digadaikan untuk ikut taruhan dalam ajang Pilkades di desanya belum lama ini,” imbuhnya.


Edi juga mengungkapkan untuk kronologi kejadian bermula saat pelaku sedang memotong bambu di belakang rumahnya untuk membuat kandang ternak. Saat itu istrinya datang dan langsung menegurnya serta menanyakan kabar sepeda motor mereka.

Diketahui bahwa motor itu telah digadaikan pelaku sebesar Rp 2 juta untuk ikut taruhan pada saat ada Pilkades di desanya belum lama ini. “Nah saat itulah, pelaku ini bukannya memberi penjelasan, Namun merasa tak terima atas teguran istrinya tersebut langsung menghujamkan goloknya berulangkali ke tubuh istrinya,” ungkapnya.

“Akibatnya istrinya langsung terkapar bersimbah darah dengan luka dibeberapa bagian tubuhnya,” tegasnya.

Tidak berhenti disitu, pelaku yang sudah terlanjur kesal juga sempat membakar beberapa perabotan, diantaranya kursi dan kasur didalam rumah. Setelah puas melampiaskan kekesalahannya, Riyanto pun kabur meninggalkan rumahnya.

“Saat itu warga sekitar langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke RSUD terdekat untuk mendapat pertolongan. Dan warga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tulis,” tandasnya.

Sementara Kapolsek Tulis, AKP Gumana mengungkapkan, setelah mendapat laporan dari masyarakat, pihaknya langsung bergerak. “Kami langsung mengejar pelaku dan berhasil mengamankan pelaku di tepi jalur pantura, tepat di rumah makan sederhana Tegalsari,” tambahnya.

BACA JUGA : Jadi Provinsi Paling Inovatif, Ini Program Unggulan Pemprov Jateng

Petugas juga langsung melakukan oleh TKP di lokasi kejadian. “Petugas berhasil menemukan barang bukti sebilah golok yang dibuang kedalam sumur,” ujarnya.

Sementara itu, korban yang kesehariannya bekerja sebagai asisten rumah tangga di DKI Jakarta, kini masih mendapat perawatan intensif di RSUD Kalisari Batang. “Korban menderita sejumlah luka bacok di sekujur tubuhnya. Seperti di bagian lengan tangan sebelah kiri yang menganga dengan lebar 10 cm, bahu kiri dan dagu kiri,” ungkapnya.

Sementara Riyanto saat diwawancarai awak media mengaku sebenarnya hanya ribut ribut kecil saja. “Saat itu saya minta pendapat kepada istri bagaimana caranya agar bisa menebus motor yang telah saya gadaikan itu. Saya tanya ke istri, punya uang senilai Rp 2 juta tidak. Bukannya ikut membantu memikirkan, istri saya malah ngomel ngomel tidak jelas,” katanya.

“Disitu saya emosi. Karena sudah hampir 10 hari, saya tidak bisa kerja. Karena motor beat yang biasa saya gunakan untuk jualan bakso keliling masih digadai di tetangga,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: