Kalian Alami Depresi ? ini Pilihan Obat Penenang
- calendar_month Rab, 11 Okt 2023

ilustrasi depresi dan obat penenang
Tricyclic Antidepressants (TCA) sering diresepkan oleh dokter jika pengobatan lain tidak memberikan hasil yang memadai.
Jenis obat penenang depresi ini bekerja dengan meningkatkan ketersediaan dua neurotransmitter utama di otak, yaitu serotonin dan norepinefrin.
Seperti SSRI, obat ini juga bertujuan untuk mengatasi ketidakseimbangan neurotransmitter akibat depresi.
TCA bekerja dengan menghambat penyerapan kembali serotonin dan norepinefrin, sehingga meningkatkan aktivitas keduanya di otak.
Hal ini membantu meningkatkan komunikasi antara sel saraf yang menggunakan neurotransmitter ini, sehingga gejala depresi dapat mereda.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
- MAOI
Monoamine Oxidase Inhibitor (MAOI) adalah jenis obat penenang yang sering diresepkan oleh dokter dalam kasus depresi berat yang tidak merespon pengobatan lain.
Cara kerjanya adalah dengan menghambat enzim monoamine oxidase (MAO), yang mengatur kadar neurotransmitter tertentu di otak.
MAO adalah enzim yang berfungsi untuk menghancurkan neurotransmitter seperti serotonin, norepinefrin, dan dopamin setelah digunakan oleh sel saraf.
Dengan menghambat MAO, neurotransmitter ini dapat tetap aktif lebih lama di otak. Dengan demikian, cara ini dapat meredakan berbagai gejala depresi.
- Antidepresan Atipikal
Obat antidepresan atipikal bekerja dengan meningkatkan ketersediaan neurotransmitter tertentu di otak, seperti serotonin, norepinefrin, atau dopamin.
Cara kerja dapat bervariasi tergantung pada jenis obat yang digunakan.
Salah satu karakteristik utama obat antidepresan atipikal adalah menggabungkan beberapa mekanisme aksi sekaligus.
Misalnya, beberapa obat atipikal dapat menghambat penyerapan kembali serotonin dan norepinefrin, mirip dengan TCA, tetapi dengan efek samping yang lebih sedikit.
- Benzodiazepin
Benzodiazepin adalah obat penenang yang digunakan untuk meredakan gejala kecemasan akibat depresi.
Obat ini bekerja dengan memengaruhi sistem neurotransmitter GABA (Gamma-Aminobutyric Acid), yaitu neurotransmitter inhibisi utama di otak yang berperan dalam mengendalikan aktivitas saraf.
Ketika GABA mengikat reseptor GABA di sel saraf, hal ini dapat memberikan efek menenangkan dan menekan aktivitas saraf. Dengan demikian, gejala seperti perasaan cemas, tegang, atau gelisah dapat berkurang.
Jika Anda ragu apakah Anda mengalami depresi atau tidak, Anda dapat melakukan tes untuk mengetahuinya.
Meskipun benzodiazepin efektif dalam meredakan kecemasan, penggunaannya harus dibatasi karena potensi ketergantungannya.
Dokter biasanya meresepkan benzodiazepin dalam dosis rendah dan untuk jangka waktu yang singkat.
Itulah beberapa jenis obat penenang yang digunakan untuk mengatasi gejala depresi.
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani





Saat ini belum ada komentar