Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kapolsek Muntilan Turun Langsung ke Desa, Perang Sarung Jadi Sorotan Warga

Kapolsek Muntilan Turun Langsung ke Desa, Perang Sarung Jadi Sorotan Warga

  • calendar_month Rab, 25 Feb 2026

BNews-MAGELANG – Jajaran Polsek Muntilan kembali menggelar program Pelayanan PROAKTIF SPKT Mobile “Ngantor Ning Ndeso” pekan ke-72; sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan kali ini dilaksanakan pada Selasa (24/2/2026) pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di Balaidesa Tamanagung, Kecamatan Muntilan.

Program jemput bola tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Muntilan, AKP Abdul Muthohir, S.H., M.H., bersama jajaran personel, serta dihadiri Kepala Desa Tamanagung beserta perangkat desa.

Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir menegaskan bahwa kehadiran SPKT Mobile merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat, mudah, dan transparan kepada masyarakat tanpa harus datang ke kantor polisi.

“Kegiatan Ngantor Ning Ndeso ini merupakan pelayanan proaktif Polsek Muntilan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Kami ingin memastikan kebutuhan administrasi maupun pengaduan warga bisa langsung terlayani di desa,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah layanan disediakan, antara lain pembuatan surat kehilangan, sosialisasi SKCK online; penerimaan pengaduan atau laporan polisi, pelayanan izin keramaian, konsultasi kamtibmas dan problem solving, serta layanan informasi kepolisian.

Dari rekapitulasi layanan, tercatat enam warga memanfaatkan fasilitas pembuatan surat kehilangan. Adapun dokumen yang dilaporkan hilang; meliputi buku tabungan bank, kartu keluarga, KTP, kartu ATM, hingga kartu BPJS. Selain itu, terdapat satu layanan konsultasi kamtibmas yang disampaikan oleh perangkat desa setempat.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Dalam sesi konsultasi, Kepala Desa dan Kepala Dusun Tamanagung menyampaikan keresahan warga terkait maraknya perang sarung yang kerap menimbulkan rasa takut di lingkungan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, AKP Abdul Muthohir mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Terkait kecenderungan remaja melakukan perang sarung, masyarakat diharapkan segera melaporkan apabila terjadi gangguan kamtibmas atau membutuhkan kehadiran Polri. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center Polri 110, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti petugas di lapangan dan dipantau langsung oleh pimpinan,” tegasnya.

Selain itu, menjelang Hari Raya Idulfitri, warga juga meminta adanya penegasan terkait larangan menerbangkan balon udara dan membunyikan petasan atau mercon.

Kapolsek menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi secara masif beberapa minggu terakhir. “Polsek Muntilan telah melakukan sosialisasi mengenai larangan menaikkan balon udara dan membunyikan mercon. Informasi dan himbauan sudah kami sampaikan melalui grup-grup masyarakat, media sosial, serta melalui Bhabinkamtibmas untuk diteruskan langsung kepada warga,” jelasnya.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, terutama menjelang momentum hari besar keagamaan.

Selama kegiatan SPKT Mobile Ngantor Ning Ndeso berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Program ini diharapkan terus menjadi sarana efektif dalam membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat serta mempercepat pelayanan kepolisian hingga ke tingkat desa. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less