Kawasan Premium di Jogjakarta Resmi Berlakukan Tarif Baru Parkir Kendaraan

BNews—JOGJAKARTA— Tarif parkir kendaraan di kawasan Kota Jogjakarta naik. Kenaikan tarif baru itu mulai berlaku terhitung pertanggal 1 Juli 2020.

Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Jogjakarta Imanudin Aziz menerangkan, kenaikan tarif baru itu berlaku di Tempat Khusus Parkir (TKP) maupun parkir Tepi Jalan Umum (TJU). Ketentuan itu sudah diatur melalui Perda 1/2020 terkait retribusi parkir TJU dan Perda 2/2020 tentang retribusi TKP.

Sebelumnya, Pemerintah Kota bersama DPRD setempat juga telah merevisi Perda 18/2009 terkait penyelenggaraan perparkiran yang ditetapkan tahun lalu menjadi Perda 2/2019.

”Untuk Perda 2/2019 sudah berlaku sejak 1 Maret 2020. Sedang untuk tarifnya pertanggal 1 Juli 2020 kemarin,” terang Imanudin, Rabu (22/7).

Dalam perda terkait retribusi parkir, terjadi penyesuaian atau kenaikan baik di TKP maupun TJU. Akan tetapi kenaikan hanya terjadi pada tarif parkir di kawasan I.

Sementara untuk kawasan II dan III tidak terjadi kenaikan. Hanya, ada ketentuan pengenaan tarif parkir progresif untuk semua kawasan.

Imanudin menambahkan, kategori kawasan parkir sudah dijabarkan melalui Perda 2/2019. Kawasan I atau premium merupakan daerah penunjang wisata dan kegiatan perdagangan dengan intensitas ekonomi tinggi.

Sedang kawasan II ditentukan berdasarkan volume lalu lintas tinggi, daerah komersil dan posisi strategis. Sementara kawasan III volume lalu lintas relatif lebih kecil dan wilayah nonkomersil.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik di sini)

”Kawasan premium itu antara lain Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Prof Yohanes, Jalan Margo Utomo serta sirip-sirip Malioboro,” ungkapnya.

Mekanisme pemungutan tarif juga masih dilakukan secara konvensional. Meski dalam perda ada opsi untuk parkir elektronik, namun sarana dan prasarana di Kota Yogya belum siap. Akan tetapi Dinas Perhubungan sudah memiliki gambaran teknis setelah melihat daerah lain yang sudah menerapkan parkir elektronik.

Sementara itu, Koordinator Forum Komunikasi Penyelenggara Parkir Kota Jogjakarta Hanarto, mengaku teknis penerapan tarif parkir baru sebenarnya perlu menunggu perwal. Akan tetapi para pengelola saat ini sudah menerapkannya karena telah ditegaskan dalam Perda 1/2020 dan Perda 2/2020.

”Perda terkait tarif parkir ini kan sebelumnya menunggu hasil konsultasi ke pusat. Sudah tidak ada masalah makanya kami pun menerapkannya di lapangan,” papar dia.

Diketahui, rata-rata kenaikannya bervariasi antara 50 hingga seratus persen. Seperti bus besar untuk dua jam pertama dari sebelumnya Rp20 ribu menjadi Rp30 ribu. Setelah itu tiap jamnya dipungut Rp10 ribu.

Kemudian untuk jenis mobil seperti sedan, jeep, pikap dan sejenisnya untuk dua jam pertama Rp5 ribu dari sebelumnya Rp2 ribu. Kemudian setiap jam selanjutnya dikenakan Rp2.500. Serta Rp2 ribu untuk sepeda motor di kawasan premium atau kawasan satu dan setiap jamnya dikenakan Rp1.500. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: