Kecelakaan Tunggal Truk di Pakis Magelang, Sopir Terjepit Setir
- calendar_month Sel, 23 Sep 2025

Kecelakaan Tunggal Truk Tabrak Pohon di Jalan Turunan Pakis Magelang
BNews—MAGELANG— Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Selasa (23/9/2025) sore. Kecelakaan tunggal tersebut melibatkan sebuah truk bernomor polisi H-8152-JK yang menabrak pohon mahoni di turunan jalan Dusun Nido/Banaran, Desa Losari, Kecamatan Pakis.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Magelang, Ipda Ricky S. Hartono, menjelaskan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Saat kejadian, arus lalu lintas di jalur tersebut terpantau ramai lancar.
“Benar telah terjadi kecelakaan tunggal di wilayah Pakis. Anggota kami langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengaturan arus lalu lintas,” ujarnya.
Menurut Ipda Ricky, truk tersebut dikemudikan oleh Eko Wardoyo (44), warga Sendang, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Eko diketahui bekerja sebagai sopir swasta dan sedang dalam perjalanan dari arah Semarang menuju Magelang.
“Korban adalah pengemudi truk, warga Kabupaten Semarang,” jelasnya.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), truk H-8152-JK awalnya melaju dari arah atas (Semarang) menuju arah bawah (Magelang).
Sesampainya di lokasi, sopir mencoba menyalip truk tronton di depannya. Namun upaya itu tidak berhasil sehingga kendaraan oleng ke kanan.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Kendaraan banting ke kanan dan menabrak pohon mahoni di tepi jalan,” terang Ipda Ricky.
Benturan keras tersebut membuat bagian depan truk ringsek dan sopir terjepit di area kemudi. Petugas bersama warga sekitar berupaya mengevakuasi korban dari dalam kabin truk.
“Korban berhasil dikeluarkan dan segera dibawa ke RST Soedjono untuk mendapatkan perawatan medis,” katanya.
Ipda Ricky menyebutkan korban mengalami luka lecet di kaki, memar di dada, serta luka di area wajah. Berdasarkan pemeriksaan dokter, korban disarankan menjalani perawatan intensif di rumah sakit. “Saat ini korban dalam kondisi sadar, tetapi masih perlu perawatan lebih lanjut,” ujarnya.
Polisi juga melakukan pengecekan kondisi kendaraan dan memintai keterangan saksi di sekitar lokasi.
“Kami sudah mengamankan kendaraan untuk penyelidikan lebih lanjut. Dugaan sementara kecelakaan disebabkan oleh faktor kelalaian pengemudi yang memaksakan menyalip di turunan,” imbuhnya.
Selain itu, Ipda Ricky mengingatkan para pengemudi truk dan kendaraan besar lainnya untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalur turunan Pakis yang dikenal rawan kecelakaan.
“Kami mengimbau pengendara agar memeriksa kondisi kendaraan sebelum jalan, menjaga jarak aman, dan tidak memaksakan menyalip di jalur menurun,” pesannya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian materi akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan patroli di titik-titik rawan kecelakaan agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup Ipda Ricky.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengendara, khususnya kendaraan besar, bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama. Mematuhi rambu lalu lintas, memperhatikan kondisi jalan, serta menjaga emosi berkendara merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar