Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kejar Target Eliminasi TBC 2030, Pemkab Magelang Gencarkan Skrining di Pasar

Kejar Target Eliminasi TBC 2030, Pemkab Magelang Gencarkan Skrining di Pasar

  • calendar_month Rab, 31 Des 2025

BNews-MAGELANG – Pemerintah Kabupaten Magelang terus mempercepat langkah-langkah masif untuk mencapai target eliminasi Tuberkulosis (TBC) pada 2030.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program prioritas pemerintah, salah satunya yang beririsan dengan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Pelaksanaan program eliminasi TBC ini salah satunya menyasar wilayah Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

Di kawasan lereng barat Gunung Merapi tersebut, Puskesmas Srumbung menggelar skrining dan pemeriksaan kesehatan di tiga area publik, yakni Pasar Srumbung, Pasar Ngepos, dan Pasar Bulu di Desa Kamongan.

Penanggung Jawab Penanggulangan TBC Puskesmas Srumbung, Siti Amanah, mengatakan antusiasme warga di ketiga pasar tersebut sangat tinggi dalam mengikuti skrining dan cek kesehatan.

Selama kegiatan berlangsung, Puskesmas Srumbung mencatat sebanyak 105 warga mengikuti CKG di Pasar Srumbung dengan 7 orang suspek TB; dan seluruh hasil pemeriksaan dinyatakan negatif.

Sementara di Pasar Ngepos, tercatat 125 warga mengikuti CKG dengan 1 orang suspek TB yang masih menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Adapun di Pasar Bulu, petugas memeriksa 118 warga melalui CKG dengan 2 orang suspek TB yang masih menunggu hasil pemeriksaan dahak.

“Namun demikian petugas tidak menemukan adanya kasus TBC,” kata Amanah, Rabu (24/12).

Selain menyasar para pedagang pasar, petugas kesehatan juga melayani pemeriksaan bagi masyarakat umum yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

“Jika positif diobati 6 bulan yang di Pasar Srumbung negatif semua. Terbanyak pemeriksaan di Pasar Ngepos,” ungkap Amanah.

Kepala Puskesmas Kecamatan Srumbung, dr. Muhammad Satoto, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kesehatan preventif untuk mendeteksi dini berbagai penyakit, khususnya Tuberkulosis (TB), Diabetes Melitus (DM), dan Hipertensi (HT).

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Berdasarkan data nasional, Satoto menyebutkan bahwa cakupan kasus TBC aktif di Kecamatan Srumbung hingga akhir tahun 2025 tercatat sebanyak 73 orang. Namun demikian, hasil penyisiran petugas melalui program CKG dan skrining kesehatan belum mencapai target cakupan tersebut.

“Sampai hari ini masih 9 orang yang baru ditemukan. Jadi masih kurang banyak,” ungkap Satoto.

Ia pun mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan pola hidup sehat. Selain itu, warga diminta segera melapor atau berkonsultasi ke puskesmas, petugas kesehatan, maupun kader TB terdekat apabila menemukan anggota keluarga atau masyarakat yang mengalami batuk minimal selama dua minggu. (*)

About The Author

Embed HTML not available.
  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less