Mayat Pria Ditemukan di Sebuah Hotel di Borobudur

BNews–BOROBUDUR-– Seorang pria ditemukan tak bernyawa di sebuah kamar hotel di kawasan Borobudur Magelang, Senin dini hari (28/9/2020). Korban ditemukan dalam posisi terlentang dan mulut mengeluarkan busa.

Kapolsek Borobudur AKP Sigit Asnawi membenarkan penemuan mayat pria di dalam kamar hotel tersebut. “Benar, pria tersebut ditemukan penjaga hotel sekitar pukul 06.00 wib tadi,” katanya saat dihubungi Borobudurnews.com.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan saksi, korban datang pada Minggu siang (27/9/2020). “Korban datang sendiri dengan mengendarai sepeda motor vario AA-2287-HT. Dan katanya sedang menunggu temannya,” ungkapnya.

Namun, kata Kapolsek pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 wib salah satu penjaga hotel melihat kamar hotel korban terbuka sedikit. Penjaga ini kemudian mengintip kedalam kamar dan terkejut seketika.

“Saksi ini melihat korban sudah dalam kondisi tidur terlentang di lantai. Posisi bagian kepala berada di bawah tempat tidur dengan mengenakan kaos putih bertulisan KKN 2007. Celana pendek jeans warna hitam. Kemudian saksi itu memberitahu rekan lainnya dan melapor ke Polsek Borobudur,” paparnya.

Petugas yang mendapat laporan langsung menuju TKP bersama tim Inavis Polres Magelang, TNI dan Petugas Medis Puskesmas Borobudur. Pihaknya langsung melakukan olah TKP untuk mengetahui apa yang terjadi.

“Hasil olah TKP ternyata korban tidak membawa identitas diri. Pada bagian mulut korban mengeluarkan busa,” ujarnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Ditemukan juga beberapa barang  milik korban Satu buah HP android warna Hitam, Satu buah jaket warna coklat, sepasang sandal merk inkayn, Dua buah helm; Dompet warna merah berisi kabel charger dan sebuah jas hujan model pocong loreng tentara dan celana jas hujan warna biru.

Korban langsung diambil sidik jari oleh Tim Inavis Polres Magelang. “Dari sidik jari korban diketahui identitas korban bernama Yohanes Wijinantyo, 39, warga Bogeman Wetan, Kelurahan Panjang, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang,” terangnya.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Muntilan untuk dilakukan visum. “Hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Korban memiliki riwayat penyakit jantung, gula dan gagal pernafasan,” kata AKP Sigit Asnawi.

Setelah divisum, kata Kapolsek bahwa jenazah korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan secara adat dan kepercayaan. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: