Kelompok PPMT UNIMMA Mengabdi Kepada Siswa di MI Yakti Banyuurip

BNews–MAGELANG– Kelompok Mahasiswa Unimma (Universitas Muhammadiyah Magelang) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat terpadu (PPMT) kembali. Kali ini PPMT berlangsung di Sekolah MI Yakti Banyuurip, di Desa Banyuurip 1, Banyuurip, Tegalrejo, Magelang.

Kelompok PPMT ini menerapkan program pandemi cinta belajar dimulai dari 23 Juni 2021 hingga 20 Agustus 2021.

Dengan TIM PPMT ketua kelompok Hijrah Eko Putro, M.Pd, yang juga selaku dosen pembimbing. Sementara anggotanya adalah Devi Oktavia (BK) Asri Rahmawati (BK), Fatihah Denadiya Rahmawati (PGSD), Hanum Salsa Bella (PGSD); Kartika Chandra Puspita (BK) yang dibimbing oleh Hijrah Eko Putro.

Mereka memberikan sosialisasi dan bimbingan terhadap kelompok mengenai kemajuan bagi MI Yakti Banyuurip selama pandemi masih berlangsung.


Pandemik yang masih keberlanjutan hingga 2 tahun ini membuat anak-anak yang ingin belajar menjadi terkendala baik sinyal kuota; maupun pemahaman dari materi pembelajarannya. Mulai dari pandemi ini menjadikan siswa juga menurun semangat dari belajar siswa.

“Dan beberapa orang tua juga mengatakan “lebih nyaman dan mudah sekolah tatap muka, karna saya sedikit kesusahan jika harus membagi antara mengurus rumah dan mengajarkan anak ungkap Ketua Kelompok PPMT Hijrah Eko Putro.

Maka dari itu, lanjutnya mahasiswa PPMT ini memunculkan program Pandemi Cinta Belajar, dengan metode home visit; dan juga pembelajaran tatap muka dengan pendekatan konseling agar siswa tidak jenuh dan tetap cinta belajar walau pandemik masih tetap berjalan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Pembagian shif masuk dengan menerapkan protokol kesehatan. Sekitar 22 siswa yang difokuskan untuk pengabdian mencakup 2 kelas, yang terdiri dari kelas rendah yaitu kelas 1, dan kelas tinggi ialah kelas 4 SD/Sederajat,” imbuhnya.

Demi menjalankan protokol kesehatan atas keberlangsungan pembelajaran di sekolah, kelompok PPMT ini juga menyerapkan dan mengajarkan kepada siswa untuk patuh prokes. Yakni dengan menjaga jarak, rajin mencuci tangan, memakai masker, disiplin menggunakan handsanitizer setiap berangkat dan pulang dari sekolah.

“Dari program Pandemi Cinta Belajar ini juga terdapat waktu selingan setiap home visit untuk konseling dengan anak; kelompok pengabdian juga menanamkan nilai religious terhadap siswa MI Yakti Banyuurip,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: