Kembali Badan Intelijen Negara Gelar Vaksinasi Kepada Pelajar Di Magelang

BNews-MAGELANG– Dalam rangka percepatan vaksinasi di Kabupaten Magelang, sejumlah pihak ikut dalam pelaksanaan. Selain dari TNI Polri, vaksinasi massal juga digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di Magelang kemarin (21/10/2021).

Masih sama sebelumnya, kali BIN melakukan vaksinasi kepada pelajar dari sejumlah sekolah dan pondok pesantren diwilayah Kabupaten Magelang. Target sasaran vaksinasi yang dilakukan, adalah pelajar dan para santri, total sekitar 3500 orang.

“Semoga apa yang kami lakukan bersama sejumlah lembaga ini, dapat membantu tercapainya target vaksinasi pemerintah khususnya di wilayah Kabupaten Magelang. Disisi lain juga untuk pembentukan herd immunity serta menghambat laju penyebaran Covid-19,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Tujuan lain, juga agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal termasuk proses pembelajaran dan ekonomi nasional kembali memulih. “Disamping itu juga sebagai bentuk komitmen BIN dalam menyiapkan generasi muda penerus bangsa yang sehat dan cerdas,” ungkapnya.

Sementara pada hari ini, tidak ada penambahan pasien terkonfirmasi baru maupun meninggal. Justru ada tambahan pasien terkonfirmasi sembuh. Mereka tersebar di Kecamatan Mertoyudan, Borobudur dan Secang. “Dengan tambahan ini, jumlah kumulatifnya menjadi 22.878 orang. Rinciannya, 32 dalam penyembuhan, 21.738 sembuh dan 1108 meninggal,” lanjut Nanda.

Sedang pasien suspek, ada tambahan dua pasien baru. Keduanya berasal dari Kecamatan Borobudur. “Kini jumlah total pasien suspek diwilayah ini, menjadi 2934 orang. Terdiri dari 35 dirawat, 2363 sembuh, 40 isolasi mandiri dan 496 selesai menjalani isolasi mandiri,” tegasnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Dan perlu diketahui, capaian vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Magelang, terus meningkat. Hingga Kamis (21/10/2021) telah mencapai 39,41 persen atau 405.573 suntikan. Untuk dosis kedua, mencapai 16,33 persen atau 168.084 persen. Sedang dosis ketiga, yang dikhususkan untuk tenaga kesehatan (nakes), mencapai 2.538 suntikan atau 0,25 persen.

“Kami akan terus melakukan vaksinasi disejumlah tempat. Selain di beberapa fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas, juga dilokasi-lokasi yang ditentukan, salah satunya balai desa. Untuk tim pelaksananya, selain dengan dinas kesehatan juga dengan aparat TNI, Polri, BIN dan lainnya,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: