Kembangkan Wirausaha Baru Dukung Pariwisata Super Prioritas, Dekranas Buka Pelatihan

BNews—BOROBUDUR—Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) membuka Pelatihan Kecakapan Wirausaha (PKW) di Omah Mbudur, Jowahan, Wanurejo, Borobudur,Magelang, Minggu (27/9/2020).

Ketua Harian Dekranasda Jateng, Peni Rahayu yang mewakili Ketua Dekranasda Jateng Siti Atikoh Ganjar Pranowo mengatakan ditengah pandemi Covid-19, uang dan peluang masih ada namun priotitas telah berubah.

”Jadi kita harus menyesuaikan model berbisnis dan model usaha kita dengan banyak melibatkan komunitas-komunitas yang ada,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya PKW dan pelatihan kerajinan diharapkan para IKM termotivasi untuk menjadi kreatif inovatif dan produktif. Dalam mengembangkan usahanya di tengah pandemi Covid-19. Mampu bersaing dengan produk yang ada di luar yang cukup banyak hadir di market place saat ini.

Sementara itu, Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas, Endang Budi Karya Sumadi mengungkapkan program pelatihan dan kursus ini selain memberikan kapasitas peningkatan SDM juga memberikan dana bantuan pemerintah.

”Dalam bentuk modal rintisan usaha agar dikembangkan menjadi sentra wirausaha baru kerajinan mendukung pariwisata di lima destinasi pariwisata super prioritas. Yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Liukupang dan Labuan Bajo,” jelasnya.

Terakhir, Wakil Ketua Harian 2 Dekranas, Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan Indonesia saat ini sudah menapaki Industri 4.0.Antara lain ditandai serba digitalisasi dan otomatisasi. Namun belum semua elemen masyarakat bisa menyadari konsekuensi logis atau dampak dari perubahan-perubahan yang ditimbulkannya termasuk di bidang kriya kerajinan.

Loading...
Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Melihat hal ini Dekranas mengambil inisiatif mendorong semua elemen pelaku usaha kerajinan untuk lebih peduli dan kreatif di era industri 4.0. Dengan mendorong sektor pendidikan nonformal atau vokasi untuk menyesuaikan kurikulum pendidikan, dengan tatanan dan kebutuhan pada era sekarang ini termasuk bidang kerajinan.

Kurikulum ini dimaksudkan untuk membuka akses bagi generasi milenial, guna mendapatkan ilmu dan pelatihan bidang kriya. “Dengan harapan pelatihan ini akan timbul juragan-juragan baru untuk menjadi kebanggaan Indonesia,” jelas Nanny.

Diketaui bahwa kegiatan PKW di KSPN Borobudur ini diikuti oleh 200 orang peserta. Mereka berasal dari wilayah Kabupaten dan Kota Magelang. Kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 27-31 September 2020.

Peserta Didik PKW adalah warga masyarakat di sekitar Destinasi Wisata Super Prioritas Borobudur. Kegiatan ini melibatkan tujuh Pusat Kegiatan Belajar yakni PKBM Ngudi Ilmu Salaman Magelang, SMK Al Huda Salaman Magelang. Ada SMK Syubbanul Wathon Tegalrejo Magelang.

Kemudian SMK Maarif Salam Magelang, Sanggar Kinnara Kinnari Borobudur. Ada Keluarga Besar Putra Putri POLRI Daerah Jawa Tengah Resor Magelang dan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Magelang. (mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: