Kemenag Kabupaten Magelang Mulai Program Vaksinasi Di Pondok Pesantren

BNews–MAGELANG– Vaksinasi massal juga digelar di komplek Pondok Pesantren Islam Al Iman Muntilan dan I’anatul Mujtahidin Tegalrejo (2/9/2021). Dimana kegiatan tersebut digelar oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magelang.

Hal tersebut sebagai langkah awal Kemenag memulai program vaksinasi massal di lingkungan pondok pesantren. Vaksinasi ini guna meningkatkan herd immunity di lembaga pendidikan berbasis asrama.

Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Kemenag Kabupaten Magelang, Agus Syafei mengatakan, tahap awal vaksinasi akan dilakukan di Pondok Pesantren ini. Serta bersamaan dilakukan  di Pondok Pesantren I’anatul Mujtahidin Tegalrejo.

Sebanyak 328 calon penerima vaksin di Ponpes Islam Al Iman Muntilan, terdiri dari tenaga pengajar dan pengasuh pondok. Sedangkan di Ponpes I’anatul Mujtahidin di Tegalrejo, jumlah penerima vaksin sebanyak 106 orang.

“Kami berharap seluruh pesantren bisa ditindaklanjuti setelah acara launching hari ini. Seluruh pondok pesantren yang ada di Kabupaten Magelang itu berjumlah 297 pondok pesantren,” katanya.

Menurut Agus Syafei, sementara baru 2 pondok pesantren yang menerima alokasi vaksinasi massal melalui jalur Kementerian Agama. “Kami hanya bisa berharap dari Dinas Kesehatan untuk bisa memperhatikan, bahkan syukur bisa memprioritaskan untuk pesantren ini,” ujar Agus Syafei.

Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Islam Al Iman Muntilan, Kiyai Muhammad Zuhaery MA menyambut baik program vaksinasi massal di lingkungan pesantren.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kiyai Muhammad Zuhaery MA mengatakan, selain staf pengajar dan pengasuh pondok, vaksinasi massal hari ini juga diikuti masyarakat yang tinggal di sekitar pondok.

“Kami pesantren itu tidak hidup sendiri, kami berharap juga agar di lingkungan pesantren mendapat perhatian atau atensi pemerintah. Quota di pondok pesantren bisa ditambah, sehingga kita bisa mengcover apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Kyai Muhammad Zuhaery.

Permohonan quota vaksinasi di lingkungan pondok sudah disampaikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang melalui Puskesmas Muntilan 2. “Ada masyarakat yang meminta. Berharap pada khusunya kami bisa mengikuti vaksin yang diadakan di Pondok Pesantren Al Iman,” ujarnya.

Selama pandemi Covid-19, proses belajar di lingkungan pondok pesantren relatif tidak terganggu. Model pendidikan asrama meminimalisasi kontak dengan dunia luar, sehingga pendidikan bisa berjalan optimal. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: