Anggunnya Claudya, Gadis 8 Tahun yang Aktif di Dunia Modeling

BNews—MERTOYUDAN—Cantik, belia dan berprestasi. Itulah kata yang menggambarkan sosok Claudya Cerelia Valentine. Di usianya yang baru menginjak 8 tahun, Claudya sudah banyak menorehkan prestasi membanggakan.

Sejak dua tahun lalu, gadis kecil kelahiran Magelang, 14 Februari 2011 itu sudah akrab dengan dunia fashion dan modeling. Berbagai kota di provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta pernah disambanginya untuk mengikuti lomba di atas catwalk. Mulai dari Magelang, Jogjakarta, Klaten hingga Surakarta.

Advertisements
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});


Beberapa prestasi mentereng telah sukses diraih Claudya diantaranya Special Award Jeem Manajemen Ambarukmo Plaza Jogjakarta tahun 2018. Lalu Juara I Batik Etnik Lippo Plaza Jogjakarta bulan Maret 2019 dan Juara Utama Lomba Busana Batik Malioro Mall Jogjakarta pada Mei 2019.


Teranyar, dalam rangka HUT Sanggar Tari Arum Sari Ke-31 yang digelar di Atrium Artos Mall Magelang, Minggu (14/7), Claudya memborong empat tropi sekaligus. Diantaranya Juara I Favorit Pilihan Juri, Juara I Busana Terbaik, Juara II Top Model kategori A dan Penghargaan Anak Berbakat.

”Piala ini aku persembahkan buat Mama. Tanpa latihan keras dan dukungan dari mama tidak mungkin bisa meraih piala sebanyak ini,” ucap siswi kelas III SD Pantekosta Magelang.

Dara manis yang menggemari ayam goreng, bakpia dan cokelat ini ternyata tidak hanya lincah meliuk-liuk di atas catwalk. Putri semata wayang dari Theresia Dewi, 44, itu juga piawai di dunia tarik suara dan bermain piano.

MANTAP : Claudya Cerelia Valentine gadis kecil 8 tahun yang gemar dalam permodelan (14/6)--(Foto--Han)
MANTAP : Claudya Cerelia Valentine gadis kecil 8 tahun yang gemar dalam permodelan (14/6)–(Foto–Han)

”Sering juga menjadi bintang tamu untuk bernyayi di atas panggung di beberapa acara,” kata gadis yang tinggal di Perumahan Bumi Prayudan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Tutur Theresia Dewi, kecintaan Claudya terhadap modeling berawal dari perasaan senang melihat banyaknya model baju yang selalu update. Utamanya saat keduanya jalan-jalan di gerai busana, pertokoan hingga mal.

”Apalagi sudah ada bekal rasa percaya diri yang sudah dimiliki Claudya. Untuk mengasah bakat, saya arahkan mengikuti les di sanggar dan agensi Jogjakarta,” jelas Dewi.

Sebagai orang tua tunggal, Dewi akan terus berjuang merealisasikan mimpi buah hatinya untuk menjadi model bertaraf nasional hingga kancah internasional. Tanpa harus mengorbankan pendidikan formal sang anak.

”Claudya begitu rajin dalam belajar. Nilai akademisnya tidak pernah mengecewakan. Semoga suatu saat nanti, cita-citamu bisa terkabul,” doa Dewi. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: