Kemenparekraf Lakukan Program BISA di Telaga Menjer Wonosobo

BNews–WONOSOBO– Program BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) kembali digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kegiatan berlangsung di destinasi wisata Telaga Menjer, Kabupaten Wonosobo dari Senin-Selasa (20-21/7) lalu.

Kegiatan ini adalah implementasi dari arahan Presiden RI Jokowi untuk gerakan perlindungan sosial bagi pelaku dan usaha parekraf.Tentunya lewat gerakan padat karya dan memberikan stimulus bagi para pelaku sektor parekraf.

Wawan Rusiawan, Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf menyampaikan bahwa pelaksanaan program BISA di Wonosobo ini terselenggara atas kerjasama dan kemitraann antara Kemenparekraf, Komisi X DPR RI dan Pemkab.

Lebih lanjut Wawan menyampaikan bahwa BISA merupakan gerakan padat karya yang bertujuan untuk mengoptimalkan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. Tentunya dalam menangani dan meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan dan keamanan masyarakat di destinasi untuk memasuki masa adaptasi kebiasaan baru pasca COVID-19.

“Kebersihan, kesehatan dan keamanan akan menjadi faktor utama yang dibutuhkan wisatawan di masa adaptasi kebiasaan baru nanti. Sehingga kesiapan destinasi beserta seluruh pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di dalamnya harus benar-benar siap memasuki masa tersebut,” katanya.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Telaga Menjer tersebut dilakukan kegiatan bersih-bersih, penataan dan pengecatan kembali serta penyemprotan disinfektan. Tentunya semua itu dilakukan dengan selalu memperhatikan penerapan protokol kesehatan.

Dia juga mengungkapkan, Kemenparekraf/Baparekraf telah mengeluarkan buku panduan penerapan protokol kesehatan untuk berbagai sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.  “Buku panduan tersebut sebagai panduan teknis dari Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020,” ungkapnya.

Loading...
DOWNLOAD MUSIK KEREN (KLIK DISINI)

Diharapkan masyarakat dapat menjalankan protokol dengan baik bahkan menjadi bagian dalam mengkampanyekan protokol kesehatan di masyarakat.

“Kami telah menggulirkan Indonesia Care sebagai kampanye nasional pariwisata. Hal itu sebagai simbol dari seluruh pemangku kepentingan di sektor pariwisata; dan ekonomi kreatif dan juga masyarakat, bahwa kami sangat peduli atas kebaikan bersama dalam menjaga kebersihan, kesehatan, keamanan dan keberlangsungan lingkungan,” ungkap Wawan

Pelaksanaan program BISA di Telaga Menjer Wonosobo ini juga dihadiri oleh Anggota Komisi X DPR RI, Bramantyo Suwondo. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan agar gerakan BISA ini diharapkan mampu membangkitkan optimisme masyarakat.

“Jadi bisa semangat untuk bersama-sama menyambut kembali kebangkitan pariwisata Wonosobo di masa adaptasi kebiasaan baru. Sehingga kepercayaan wisatawan dapat terwujud bahwa Wonosobo merupakan destinasi yang aman dan nyaman untuk dikunjungi usai COVID-19,” tambahnya.

Sementara itu, Edi Santoso Kabid Destinasi Pariwisata berharap kegiatan ini bisa menjadi stimulan langkah konkret.TTentunya untuk mempersiapkan destinasi wisata, pelaku wisata dan masyarakat serta pemerintah menuju tatanan baru di tengah pandemi .

Dimana, lanjutnya kedepan untuk tetap produktif dan mampu memberikan rasa aman dari COVID-19.

“Ada satu harapan kedepan, agar setiap peserta yang hadir dan terlibat mampu menjadi inspirator dan penggerak bagi keluarga, lingkungan dan kelompoknya. Dan untuk menerapkan spirit BISA dalam kehidupan keseharian di dalam keluarga, masyarakat dan berekonomi produktif,” pungkasnya. (wn/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: