Kepala Daerah Harus Waspadai Ancaman Kekeringan

BNews—MERTOYUDAN—Kepala daerah di seluruh Jawa Tengah diminta mewaspadai ancaman kekeringan yang biasa melanda saat musim kemarau tiba. Selain itu, juga harus mewaspadai dampak lain seperti kebakaran dan penyebaran penyakit.

          Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Ganjar Pranwo di sela-sela Konferensi Nasional Pendidikan Bencana di UM Magelang, kemarin.

          “Kami minta semua elemen untuk standby, siapapun, tidak hanya pemerintah, termasuk teman-teman aktivis untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran. Kemarin sudah terjadi kebakaran (di Kendal) tapi sudah ditangani,” kata dia.

Di Jawa Tengah, kata dia musim kemarau akan berdampak pada kekurangan air di sejumlah daerah. Untuk itu, pihaknya juga sudah mulai menyiapkan beberapa upaya mengatasi kondisi darurat di daerah yang minim air bersih setiap musim kemarau tiba, salah satunya dengan supply air. 

          “Kekeringan terkait kekurangan air, jadi sekarang kami sudah siapkan kondisi-kondisi darurat untuk supply air. Ini sifatnya yang jangka pendek, dari pemerintah, PDAM, dan dari perusahaan-perusahaan yang biasanya membantu. Besok sudah mulai jalan, dari Kedu sampai Banyumas untuk bantu air,” paparnya.

          Lebih lanjut, dampak lain dari bencana ini adalah penyebaran demam berdarah, Pihaknya terus mendorong seluruh elemen masyarakat untuk menggiatkan lagi gerakan 3 M (Menutup, Menguras, Mendaur Ulang) di lingkungan sekitarnya. 

          Ganjar tidak memungkiri bahwa kekeringan juga berdampak pada hasil pertanian warga yang mengalami penurunan. Meski Ganjar meyakini hal tersebut tidak berpengaruh pada ketersediaan bahan makanan di Jawa Tengah.

          “Kalau pangan masih cukup, kalau dampak (kekeringan) pasti ada, panen tidak optimal,” tandasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: