Kepepet Ekonomi, Warga Kajoran Menjambret HP di Sleman

BNews—SLEMAN—Warga Kajoran Magelang diamankan Kepolisian Sektor Seyegan, Sleman karena menjambret pada Sabtu (20/6/2020) sekitar pukul 17.30 WIB. Aksi tersebut dilakukan pelaku di timur Jembatan Karang Beran, Margodadi, Seyegan.

Kapolsek Seyegan Ajun Komisaris Samidi memaparkan pelaku berinisial AS, 20, asal Kajoran, Magelang. Saat diminta keterangan, pelaku mengaku menjambret karena kepepet ekonomi.

”Korbannya adalah pelajar bernama Fitri Astuti, 18 tahun. Beruntungnya pelaku dapat diamankan oleh warga dan petugas piket yang sedang berpatroli,” paparnya, hari ini (21/6/2020).

Kejadian bermula, jelas Samidi, ketika korban Fitri dan temannya bernama Alif Latifa Helmi, 18, warga Magelang, berboncengan mengendarai motor dari perempatan Seyegan ke arah selatan. Keduanya curiga setelah melihat gerak gerik kendaraan yang dipakai AS seperti membuntuti.

”Sampai dipertigaan Rumah Sakit Taurot, keduanya berupaya mengelabuhi AS dengan mencari jalan lain. Namun pelaku tetap membuntuti,” jelasnya.

Ketika tiba di TKP, pelaku memberhentikan kendaraan korban. Pelaku memaksa korban menyerahkan handponenya dan setelah mendapatkan, ia langsung kabur kemudian korban mengejarnya.

”Aksi kejar-kejaran itu sampai di Dusun Kadangan, Margodadi, Seyegan. Pelaku ternyata ambil jalan buntu dan dimanfaatkan korban untuk berteriak meminta tolong warga sekitar,” imbuh Samidi

Loading...

Lanjutnya, warga yang mendengar langsung mendatangi lokasi, pelaku tidak berkutik karena hampir diamuk. Beruntung ada petugas patroli Polsek Seyegan sedang piket yang melerai.

”Pelaku dan barang bukti akhirnya digelandang ke Mapolsek Seyegan. Ia mengaku bekerja jadi buruh serabutan dan saat pendemi Covid-19, kesulitan mendapat pekerjaan,” terangnya.

Tambah Samidi, pelaku mengaku kepepet ekonomi dan baru satu kali beraksi, namun masih akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Akibat aksinya, AS terancam hukuman pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan ancaman hukuman maksimal 7 tahun kurungan penjara. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: