Kerap Bidahkan Tahlilan, Pria di Sleman Ditangkap Densus 88

BNews—SLEMAN— Tim Mabes Polri beraksi di Sleman Jogjakarta, akhir pekan kemarin. Mereka menangkap seorang pria diduga teroris berinisial Po, 57 di sebuah Puskesmas di Mlati Sleman.

Informasi yang dihimpun, Po kesehariannya bekerja di sebuah Lembaga PAUD dan TK Qurotu A’yun Sinduadi Mlati Kabupaten Sleman. Menurut warga dia diamankan beserta sejumlah barang bukti yang menjurus dugaan terorisme.

Nurhidayat, 39, ketua RW tempat tinggal Po membenarkan hal itu. Dia mengaku diminta menjadi saksi penggeledahan rumah Po yang difungsikan sebagai PAUD dan TK tersebut.

Saat proses penggeladahan itulah ditemukan belasan botol cairan kimia yang dianggap berbahaya. Kemudian ditemukan 4 paspor.

Kemudian sejumlah Buku buku HTI, charger HT, headset HT. Lalu stik besi yang bisa dilipat.

Menueutnya Po dianggap tertutup dengan warga sekitar. Bahkan sering terlibat berbeda pendapat soal ibadah.

Dimana Po enggan datang ke tetangga yang kena musibah. Membidahkan tahlil.

“Sempat kres dengan warga saya dan kampung sebelah. Mereka tidak mau tahlilan, takziah malah membid’ah dan haramkan. Sebenarnya beliau warga Kutu Wates tapi akses jalannya masuk Kutu Ngemplak,” jelasnya. (int)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: