Ketika Bupati Duduk Sendirian di Kursi Kehormatan

BNews—MAGELANG— Ada pemandangan yang sedikit aneh saat prosesi pelantikan dan penempatan pejabat eselon II dan III Kabupaten Magelang, di Gor Gemilang, kemarin. Bupati Magelang nampak duduk sendirian di deretan kursi kehormatan yang biasanya dipenuhi pejabat Muspida dan tamu undangan lainnya.
            Hal ini pun dirasakan sejumlah pegawai yang menyaksikan prosesi pelantikan tersbeut. ”Lho kok pak bupati duduk sendirian, tidak ada yang nemani,” celetuk salah satu pegawai.
            Padahal, disamping kanan dan kiri bupati duduk, ada belasan kursi lain yang diletakkan. Dalam beberapa momen pelantikan muapun kegiataan resmi, kursi-kursi itu biasa diduduki oleh Wakil Bupati Magelang, Muspida dan tamu kehormatan lain. Ajudan pun terlihat tidak ada dibelakang bupati seperti umumnya.
            Namun, hal itu tidak terlihat di acara pelantikan dan pengukuhan pejabat eselon II dan III kemarin. Hasilnya, ada pemandangan yang sedikit mengusik mata.
            Informasi yang dihimpun borobudurnews.com, kegiatan pelantikan pejabat di Kabupaten Magelang memang berbeda dari daerah lain. Dimana ternyata bersifat internal. Tidak ada undangan untuk pejabat lain seperti Musipida layaknya yang terjadi di Kota atau Kabupaten Lain.
Loading...
            Undangan bagi pejabat yang dilantik, juga baru diberikan beberapa jam sebelum prosesi dilaksanakan. Sehingga, banyak pejabat yang tergopoh-gopoh datang saat prosesi pelantikan.
            Kepala Bagian Kepegawaian Pendidikaan dan Pelatihan Eri Sadewo mengatakan pelantikan dan penempatan pejabat memang bersifat rahasia sampai diumumkan pada saat prosesi. Sehingga, belum ada satu pun pejabat yang mengetahui informasi penempatan jabatan sebelum kegiatan dilaksanakan.

            Dia mengatakan ada 24 Eselon II dan 150 Eselon III yang dilantik oleh Bupati Magelang sesuai dengan OPD yang baru. Untuk Eselon IV juga sudah selesai dilantik selang dua jam berikutnya. (bn2)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: