Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Ketua DTW Magelang: Simulasi Pembukaan Tempat Wisata Jangan Hanya Untuk “Ngeyemyemi”

Ketua DTW Magelang: Simulasi Pembukaan Tempat Wisata Jangan Hanya Untuk “Ngeyemyemi”

  • calendar_month Rab, 1 Sep 2021

BNews–MAGELANG– Terkait  surat edaran dari Provinsi dan Imendagri bahwa wilayah di level 3 PPKM untuk melakukan simulasi pembukaan tempat wisata. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Hal tersebut disambut positif oleh para pegelola Destinasi Wisata (DTW) di Kabupaten Magelang. Dan mereka siap melaksanakannya.

“Kami tentunya menyambut positif terkait kebijakan tersebut. Meskipun hanya simulasi dengan pengunjung 25 %, dan meskipun sejak dulu kita sudah sering lakukan simulasi di DTW selama pandemi,” ungkap Edward Alvian selaku ketua DTW Magelang Raya.

Ia juga menyebutkan, sejak awal Pandemi sekitar Bulan Juli tahun 2020 lalu DTW sudah melakukan upaya simulasi. Mulai dari mengajukan ijin kepada Ketua Gugus Tugas, dan saat itu sudah dilakukan simulasi dengan dibatasi dan pembukaan operasional dengan pembatasan-pembatasan.

“Jadi dengan akan adanya simulasi pembukaan DTW ini, saya harap tidak hanya “ngeyemyemi” (membuat tenang) saja. Yang kami butuhkan untuk segera dibuka bagi umum,” harapnya.

Edward juga mengaku teman-teman DTW di Magelang siap untuk melakukan simulasi pembukaan tempat wisata ini. “Jadi simulasi ini kalau bisa segera dilakukan, hingga kedepan bisa buka terus meskipun dengan protokol kesehatan ketat,” tegasnya.

Menurutnya, kedepan jika setelah simulasi tersebut dilakukan dan tempat wisata bisa dibuka kembali maka protokol kesehatan ketat akan dilakukan. “Dan kami lebih siap kedepan dibuka dengan ada sanksinya. Jadi seluruh DTW  menerapkan semua itu, dan misal ada yang melanggar akan diberi sanksi,” paparnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Intinya jangan sampai menutup tempat wisata kembali,” tegasnya.

Edward menegaskan bahwa simulasi pembukaan DTW sudah pernah dilakukan tahun lalu. Jadi simulasi kali ini kalau memang dibutuhkan pihaknya mengaku siap.

“Kami siap, yang penting juga kegiatan ini bukan untuk menjadi alasan perpanjangan penutupan. Teman-teman DTW sudah berat karena tutup terlalu lama, padahal perawatan terus berjalan,” ungkapnya.

Meskipun sektor lain tak seketat yang dialami oleh pelaku wisata, kata Edward itu tidak menjadi masalah. “Kepatuhan dan ketaatan pelaku wisata, dan simulasi yang akan dilakukan meski sudah berkali-kali mendapat pelatihan bisa dijadikan contoh sektor lain. Jadi tidak masalah, namun jangan selalu kami yang kena imbasnya,” tutupnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less