Kisah Ibu Tiga Orang Anak di Magelang, Rela Jual Perhiasan Untuk Jadi Relawan di Cianjur
- calendar_month Kam, 8 Des 2022

Nurbayanah ibu anak tiga asal Magelang rela jual emas berangkat jadi relawan di Cianjur
BNews–MAGELANG-– Seorang ibu dengan tiga orang anak di Magelang ini patut diapresiasi jiwa sosialnya. Rela menjual perhiasan emas satu-satunya demi bisa berangkat membantu korban gema bumi di Cianjur Jawa Barat.
Namanya Nurbayanah, seorang perempuan yang baru berusia 40 tahun. Ia merupakan warga Dusun Sabrang Desa Wuwuharjo Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang.
Ia rela meninggalkan keluarganya dengan waktu tidak sebentar. Tidak untuk bekerja, namun untuk membantu setiap ada bencana alam menjadi seorang relawan.
Terakhir, Nurbayanah ini aktif ikut menjadi relawan dalam proses pencarian korban laka air di Sungai Tangsi yang berlokasi di daerah Krumpakan Kajoran. Namun setelah proses pencarian ditutup, Nurbayanah berangkay ke Cianjur.
Nurbayanah tidak segan-segan menjual sebuah perhiasan emas satu-satunya miliknya untuk bekal berangkatke Cianjur. Perhiasanya tersebut berupa gelas emas kesayanganya.
Gelang emas dijual sebagai bekal atau ongkos pulang pergi ke Cianjur. Dan berbekal ijin dari keluarga untuk niat membantu korban Cianjur, Ia berangkat.
Nurbayanah berencana berangkat dengan naik transportasi umum. Yakni berupa bus pada tanggal 6 Desember 2022 kemarin.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Niatnya mau naik kendaraan umum bus kalau tidak ada teman. Sudah ada niat mau beli tiket juga. Namun beruntunya ada teman-teman relawan dari Jogja yang mengajak berangkat bersama,” katanya seperti sumber yang diterima Borobudurnews.com (7/12/2022)
Selama Nurbayanah di Cianjur, anak-anaknya diketahui tidak tinggal sendirian. “Untuk anak yang masih kecil, masih SD tinggal sama kakaknya yang sudah berkeluarga. Untuk suami saya bekerja di luar daerah dan pulang seminggu sekali,” ujarnya.
Beberapa hari Nurbayanah berada di Cianjur membantu korban gempa bumi disana. Ia bergabung dengan Komunitas Relawan Indonesia (KRI)untuk membantu sejumlah hal.
Dan hingga berita ini diunggah 8 Desember 2022, diketahui Nurbaynah masih berada di Cianjur.
Nurbayanah ternyata tidak hanya aktif dalam dunia relawan bencana alam. Ia juga dikenal aktif sebagai kader Posyandu teladan.
Bahkan Posyandu yang dinaunginya menjadi juara 1 tingkat Kabupaten Megelang. Dan sedag dalam persiapan maju ke tingkat Provinsi.
Kisa ini bisa diambil banyak hikmahnya, dengan segala keterbatasan, namun semangatnya untuk membantu sangat luar biasa. Bahkan Ia erap dipanggil untuk pendampingan pasien di rumahsakit ketika ada pasien terlantar.
Tentunya hal ini patut dijadikan motivasi dan sangat pantas diapresiasi perjuangannya. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar