Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kisah Mantan Santri Magelang Nikahi Bule Cantik Asal Jerman

Kisah Mantan Santri Magelang Nikahi Bule Cantik Asal Jerman

  • calendar_month Sel, 22 Feb 2022

BNews–MAGELANG–  Seorang mantan santri yan sempat mondok di daerah Magelang ini menjalani pernikahan beda negara. Mantan santri itu adalah Dayat, pria asal Yogyakarta ini menikah dengan Kristina, seorang wanita dari Jerman.

Dan usut punya usut, Dayat itu itu bisa hidup bersama warga asing yang awalnya ia hindari.

Dayat ceritakan bahwa saat itu ia tak pacaran lama dengan sang istri. Kristina merupakan bos tempat dirinya bekerja saat masih di Kota Istimewa tersebut.

Tak disangka, ternyata Kristina lah yang mengajak Dayat untuk berpacaran. Pria tersebut juga ungkap bahwa istrinya cukup kuat memaksa dirinya untuk menjalani hubungan asmara tersebut.

Tawaran tersebut awalnya terus-menerus ditolak. Alasannya, saat itu Dayat punya hubungan dengan wanita asal Bugis.

“Nyoba terus ‘Eh kamu mau enggak jadi pacarku’. Aku bilang enggak soalnya aku punya pacar orang Bugis,” akunya, dikutip dari channel YouTube Kesa Lisa pada Sabtu (19/2/2022).

Enggak hanya karena sudah memiliki pacaran duluan, Dayat juga ungkap alasan lainnya. Katanya, terlalu banyak perbedaan antara dirinya dan sang istri.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Aku enggak mau, aneh pacaran sama orang bule. Ngapain? Takut juga, campur aduk. Beda agama, beda kultur, budaya,” ungkapnya.

Yang paling bikin Dayat berpikir lebih berat, ia sadar bahwa kala itu masih harus mengirimi uang untuk orang tua. Ia khawatir jika jalin hubungan dengan orang Eropa, pendapatannya tak akan mencukupi segalanya.

“Aku miskin, terus mikir masih ngirim uang ke ibu. Waktu itu Rp5 juta di Jogja. Yang bayar perusahaan istri ku,” katanya.

Penolakan yang terus ditegaskan Dayat tak membuat Kristina mundur saat ini. Ia bahkan sempat mengancam akan memecat sang suami.

“Terus selama sebulan nembak aku, aku pasti bilang enggak mau, enggak mau, enggak mau.”

“Terus sampai dia bilang ‘Ya sudahlah kalau kamu enggak mau, aku juga susah kalau melihat kamu terus di perusahaan ini, enggak bisa harus lihat kamu terus’. Wah aku mau dipecat nih.”

“Awalnya takut, ya sudah jadi (pacaran),” sambungnya.

Karena Kristina yang terus ngotot, pada akhirnya Dayat pun setuju untuk jalin hubungan asmara. Ia dan wanita asal Bugis pun lantas menyudahi semuanya.

Dayat ungkap bahwa memang kala itu dirinya tak memiliki pilihan yang lain. Terlebih, hubungannya dengan wanita asal Bugis itu berjalan dengan jarak alias LDR.

Mantan santri yang mondok di Magelang itu kemudian beberkan bahwa Kristina memang begitu keras hati mendapatkan dirinya. Selama awal pacaran, bule Jerman itu selalu memberikan yang terbaik untuk dirinya.

“Perjuangan dia dapat hati aku ini, keras. Direntalin motor, disuruh tinggal di rumahnya, diajakin ke Bali, ke Singapur,” kenangnya.

Lama-kelamaan, Dayat akui bahwa dirinya pun bisa jatuh cinta pada Kristina. “Akhirnya jatuh hati juga, jatuh cinta juga sama istri ku,” ujarnya.

Sampai pada satu titik, mereka pun memutuskan untuk menikah. Pernikahan mereka kala itu dilakukan secara siri terlebih dahulu.

“Nikahnya di Jogja juga, (tahun) 2015 ya nikah siri. Aku masukkin Islam (jadikan Kristina mualaf).”

“Nikah lagi di Jerman,” sambungnya. (*)

About The Author

  • Penulis: Marisa Oktavani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less