Kisah Penjaga Kamar Mayat di Magelang: Potongan Kaki Berjalan Sendiri

BNews— MAGELANG— Suara rintihan memecah kesunyian malam disebuah kamar mayat salah satu rumah sakit umum di Magelang. Seorang penjaga kamar mayat, spontan terbangun dan melompat dari kursi bangku tempat dirinya tertidur. Ia berkeliling ruangan menuju sumber suara, namun tidak seorang pun ditemukan.

Untuk pertama kalinya, pengalaman mistis tersebut dialami Agus Susanto yang belum genap seminggu bertugas menjaga ruang jenazah. Sejak peristiwa itu, tepatnya 15 tahun lalu, ia mengaku sudah tidak takut lagi menjalani pekerjaannya.

”Awal pertama kali takut. Sempat masuk angin beberapa hari. Tetapi sekarang sudah terbiasa,” kata Santo kepada Borobudur News, belum lama ini.

Sebelum menjalani profesi sebagai penjaga kamar mayat, Santo lebih dulu menjadi juru parkir di rumah sakit tersebut. Penghasilan sebagai tukang parkir kurang dari cukup untuk menghidupi istri dan lima anaknya.

Nasibnya berubah ketika Santo kerap membantu petugas kamar jenazah mengubur mayat tidak dikenal. Tanpa identitas. Pria 49 tahun itu akhirnya ditarik pihak rumah sakit setempat untuk bekerja penuh menjaga ruang mayat.

”Saya diperbantukan ke kamar jenazah sekaligus mengurus kebersihannya,” terang pria yang rambutnya mulai tertutup uban.

Dengan suara yang berat, Santo bercerita bila banyak sekali pengalaman sudah dialami. Dirinya harus tahan dengan berbagai kondisi mengenaskan pada jenazah. Mulai dari kepala pecah, kaki putus, perut robek dan kondisi tubuh jenazah sudah membusuk hingga sukar untuk dikenali lagi.

Loading...

”Mereka rata-rata menjadi korban kecelakaan dan pembunuhan,” ungkap pria bertubuh jangkung itu.

Di tahun pertama bekerja, banyak peristiwa diluar logika yang kerap ia rasakan. Mulai mendengar suara tangisan, rintihan, langkah-langkah kaki hingga suara keras seperti benda terjatuh. Belum lagi ia melihat penampakan sosok gaib disekitar kamar mayat.

”Mulai dari potongan kaki berjalan sendiri, penampakan pocong, kakek dengan wajah hancur sampai suara berisik di dalam ruang jenazah pernah saya alami. Hampir setiap malam. Bahkan hingga sekarang masih terjadi,” ujar dia.

Baca Juga: Kisah Horor Dialami Pekerja Renovasi RSI Ibnu Sina Mertoyudan

Sebagai penjaga kamar mayat, dirinya harus bisa memastikan kondisi setiap jenazah yang datang dan dijaga dengan baik sampai pihak keluarga menjemputnya. Tidak jarang, sosok Santo harus bekerja menghibur keluarga korban yang tengah dirundung duka.

”Masyarakat kerap hanya mengaitkan kamar jenazah dengan citra yang buruk dan seram-seram saja. Padahal menurut saya, menjaga mayat juga adalah tugas kemanusiaan yang penting,” terang pria yang mengenakan kemeja kotak biru dengan celana cingkrang itu.

Meski pekerjaannya cenderung tidak dilirik banyak orang, namun Santo bersyukur pengahasilannya saat ini lebih baik dibanding saat menjadi juru parkir. Meski keberatan menyebut gajinya, ia mengaku bayarannya cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

”Kami tetap bersyukur karena keluarga saya masih bisa makan dan anak-anak bisa sekolah,” jelas Santo, sambil bersyukur mengusap sepasang telapak tangan ke wajahnya. (han)

2 Comments
  1. samray says

    Panggilkan iqbal youtuber channel SABLENG TV biar dikondisikan tuh hantunya 😁

  2. Bayu Ichsan Syafanur says

    Wah bener kuwi. Jajal diundang youtuber sing sok live nggolek setan. Sopo reti ndase setane disumeti mercon po ditutuk boto

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: