Komplotan Curat Spesialis Pecah Kaca Mobil Di Magelang Dibekuk Polisi, Satu Masih DPO

BNews–MUNGKID–  Komplotan Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) dengan modus pecah kaca mobil berhasil diringkus jajaran Polres Magelang. Sebanyak 3 pelaku berhasil diamankan, dan satu orang masih buron dan ditetapkan menjadi DPO.

Kaur Pinum Bidhumas Polda Jateng Kompol Kuwat Slamet mengatakan bahwa para pelaku ini dalam menjalankan aksinya hanyak menbutuhkan waktu kurang dari dua menit saja. “Keberhasilan ungkap kasus ini setelah jajaran Polres Magelang mendapatkan laporan dari korban. Dimana kasus pecah kaca mobil yang dialami korban berada di Salaman, dan sebuah kamera diambil pelaku,” katanya (20/1/2021).

Dia mengungkapkan, kasus yang di Salaman ini terjadi pada 18 Desember 2020 lalu sekitar pukul 24.00 wib. Pelaku berjumlah 4 orang datang ke tkp dengan mengendarai Sedan warna silver.

“ Pelaku dengan masing-masing peran Sultan sebagai driver, Agus dan Bowo berperan sebagai eksekutor, serta 1 orang pelaku (DPO),” ungkapnya saat di Mapolres Magelang, Selasa (19/1/2021).

Untuk identitas lengkap pelaku sendiri yakni Tengku Rimba, 26, warga Kampung Karang Kidul Rejowinangun Selatan, Magelang selatan. Ditangani dipolres Semarang.  

Lalu Miftakhul alias Bowo, 27, warga Dusun Belon, Ngepanrejo, Bandongan, Magelang. Dan Miftahudin alias Agus, 32, warga Simpu Kecamatan Bener Purworejo.

Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan serangkaian penyelidikan diwilayah Magelang. Kemudian pada Jum’at tanggal 01 Januari 2021 pukul 11.00 wib pelaku dan barang bukti berhasil diamankan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Kantor Polres Magelang guna penyidikan lebih lanjut,” jelas Kompol Kuwat.

Dia menambahkan dari hasil keterangan para pelaku yang merupakan residivis ini selalu mencari sasaran mobil yang diparkir di pinggir jalan. Dan saat melakukan aksinya tidak membutuhkan waktu yang lama.

“Hanya kurang dua menit pelaku berhasil membawa kabur barang di dalam mobil, dengan memecah kaca sebelumnya,” ujarnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Magelang AKP Hadi Handoko, menyebutkan para pelaku ini melakukan aksi kejahantanya selain di TKP terakhir ternyata juga beraksi di lokasi lain. Dimana mereka lakukan sejak mereka keluar dari penjara tahun 2016 lalu.

“Dari pengembangan sementara mereka terbukti melakukan pencurian di Tuntang, Semarang, Babadan, Semarang,Temanggung,Tegalrejo, Secang, dan depan indomart Mertoyudan Magelang,” terangnya.

Saat ini para pelaku dan barang bukti masih diamankan di Mapolres Magelang guna dilakukan penyelidikan dan pengembangan selanjutnya.

“Atas perbuatanya para pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: