Update Covid-19 Kabupaten Magelang Hari : 20 Kasus Baru, 19 Sembuh

BNews—MAGELANG—Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang kembali bertambah, pada hari ini (16/10/2020). Pemkab Magelang mencatat ada tambahan 20 pasien positif baru di wilayahnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan dari sejumlah pasien baru tersebut, terbanyak berasal dari wilayah Bandongan dengan 6 orang. Disusul Salaman ada tiga orang.

”Kemudian masing-masing dua dari Pakis, Candimulyo dan Windusari. Serta masing-masing satu dari Mungkid, Salaman, Muntilan, Mertoyudan, dan Sawangan,” kata dia.

Selain penambahan pasien baru, kata Nanda, hari ini juga ada 19 pasien yang dinyatakan telah sembuh. Mereka berasal dari delapan wilayah di Kabupaten Magelang.

”Terbanyak dari Grabag dengan lima orang, disusul Bandongan (4), Mertoyudan (3) dan masing-masing dua dari Candimulyo, Sawangan. Kemudian masing-masing satu dari Borobudur, Salaman dan Pakis,” ujar dia.

Dengan penambahan tersebut, maka jumlah pasien positif virus corona baik yang dirawat di rumah sakit maupun menjalani isolasi mandiri saat ini sebanyak 163 orang. Sedangkan total pasien yang sembuh hingga kini berjumlah 638 orang.

Lebih lanjut, Nanda menjelaskan bahwa pada update data hari ini jumlah orang dalam pantauan sudah tidak ada. Namun jumlah PDP saat ini ada 16 orang dan total PDP yang pulang membaik mencapai 516 orang.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

”Adapun jumlah kasus meninggal dunia, hingga kini ada 88 kasus. Dengan rincian, 68 berstatus PDP dan 20 berstatus konfirmasi,” jelas dia.

Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif dan PDP itu, menandakan jika virus corona di Kabupaten Magelang masih ada. Nanda pun mengimbau warga agar mentaati Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbub Kabupaten Magelang No. 38 Tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Seperti melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Kemudian harus menjaga jarak antar individu minimal satu meter dan menghindari kerumunan serta disiplin mematuhi protokol kesehatan.

”Selain itu, warga juga bisa mengkonsumsi makanan bergizi, olah raga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: