Kunjungan Makin Banyak, Batu Candi Borobudur Keropos

BNews—BOROBUDUR—Tingginya kunjungan ke Candi Borobudur mengancam kelestarian bebatuan struktur. Bahkan, dalam sebuh penlitian, batu candi mengalami keausan setiap tahunnya.

Kepala  Balai Konservasi Borobudur (BKB) Tri Hartono berdasarkan hitungan keausan batu lantai, mencapai 0,2 milimeter per tahun dengan jumlah pengunjung 2 juta orang.

Jika tahun ini jumlah pengunjung mencapai 4 juta orang mestinya keausan mencapai 0,4 milimeter dalam setahun.”Kalau dikalikan 10 tahun maka keausan sudah 4 sentimeter sehingga krowak (menimbulkan lubang besa,” tegasnya.

Menurutnya kerusakan terparah ada dibagian lantai delapan dan Sembilan. Juga di bagian tangga pada sisi timur karena untuk naik pengunjung.

Sebagai antisipasi, (BKB) berencana melapisi tangga Candi Borobudur Upaya itu untuk melindungi batuan dari pelapukan. 

“Jenis kayu jati nanti akan digunakan untuk melapisi tangga Candi Borobudur,” kata dia.

Dalam uji coba, BKB menggunakan pelapisan dari kayu dan karet. Hasilnya pelapisan dari bahan kayu lebih baik dan artistik.

Loading...

“Perbandingannya kayu jati lebih bagus, lebih lentur, sedangkan bahan dari karet kalau terkena panas jadi mengeras,” ujarnya.

Ia menyampaikan, terkait anggaran untuk pelapisan tangga candi tersebut, masih dalam penghitungan. Nantinya, keempat sisi tangga Candi peninggalan Wangsa Syailendra itu akan dilapisi kayu semua. Kemudian juga lapisan melingkar di lantai tujuh. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: