Langit Gelap Disusul Hujan Abu di Sebagian Srumbung Dukun dan Salam

BNews—MAGELANG— Hujan abu terjadi di sebagian wilayah Kecamatan Dukun dan Srumbung Kabupaten Magelang. Hujan abu tipis dirasakan oleh sejumlah warga.

Eri, salah satu warga Dusun Karanglo Desa Bringin Kecamatan Srumbung membenarkan hal itu. Menurutnya, hujan abu terjadi tak lama setelah Merapi erupsi. “Barusan saja terjadi hujan abu tipis,” kata dia.

Advertisements


Hujan abu dirasakan setelah langit nampak gelap dan pekat. Padahal, sebelum erupsi langit nampak cerah. “Disini (kemiren) juga terjadi hujan abu tipis,” kata Yongki, salah satu warga Kemiren Srumbung.


Hujan abu juga terjadi di wilayah Kecamatan Salam yang berbatasan dengan wilayah Srumbung. Hujan abu masih berlangsung hingga berita ini ditulis.  “Sudah sampai salam,” kata Agus Bladu.

Sebelumnya diberitakan Gunung Merapi kembali erupsi, sore ini (14/10). Gunung paling aktif didunia itu memuntahkan awan panas setinggi 3000 meter.

Informasi yang dihimpun dari BPTKG Jogjakarta, awan panas meluncur sekitar pukul 16.31 sore. Seismogram merekam 270 detik dengan amplitude 75 mm.

“Terpantau kolom setinggi maksimal 3000 meter dari puncak. Angin bertiup ke arah barat daya,” tulis BPTKG dalam pengumumannya.

Letusan ini, berpotensi menimbulkan hujan abu vulkanik. “Masyarakat dihimbau untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik,” terang BPTKG.

BPTKG juga mengumumkan radius aman adalah 3 kilometer dari puncak Merapi. Aktivitas di luar radius itu tetap normal seperti biasa. Status Merapi masih waspada. (dek/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: