Langkah Tepat Jika Disengat Tawon Sampai Bengkak Dan Gatal

BNews–KESEHATAN-– Disengat tawon pasti rasanya sakit. Kulit juga akan jadi bengkak kemerahan dan gatal.

Namun bagi beberapa orang, sengatan lebah bisa menimbulkan reaksi alergi serius yang membahayakan nyawa.

Maka, penting bagi Anda mengetahui pertolongan pertama serta apa saja obat yang bisa digunakan setelah disengat tawon. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

Pertolongan pertama disengat tawon

Sengatan lebah atau tawon dapat menyebabkan gejala yang sama, tapi ada sedikit perbedaan pada tindakan pertolongan pertamanya.

Alasannya karena lebah hanya akan menyengat sekali. Setelah sengatan pertama, sengatnya akan tertancap di kulit. Tawon bisa menyerang lebih dari satu kali.

Berikut adalah pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan.

  • Tetap tenang, dan menjauhlah karena tawon bisa menyengat lagi.
  • Cuci area kulit yang disengat tawon dengan air dan sabun untuk menghilangkan racun.
  • Oleskan kompres dingin ke lokasi luka untuk mengurangi bengkak dan sakit.
  • Jaga agar luka tetap bersih dan kering untuk mencegah infeksi.
  • Anda juga bisa menutupnya dengan perban.
  • Pilihan obat medis saat disengat tawon

Sebagian besar kondisi disengat tawon biasanya tidak perlu pengobatan. Akan tetapi, untuk mengatasi ketidaknyamanan mungkin saja Anda perlu obat dari dokter atau apotek.

  1. Antihistamin

Setelah disengat tawon, mungkin saja timbul reaksi alergi seperti gatal-gatal dan bengkak.

Apabila mengganggu aktivitas, minumlah obat antihistamin yang mengandung diphenhydramine dan chlorpheniramine. Ini bisa membantu mengurangi ketidaknyamanan, gatal, dan bengkak.

  1. Obat pereda nyeri

Pertimbangkan untuk mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas di apotek. Alasannya, disengat tawon juga bisa menimbulkan rasa sakit atau nyeri yang menyakitkan.

Mengutip American Academy of Dermatology Association, obat penghilang rasa sakit seperti ibuprofen atau parasetamol bisa membantu meringankan rasa sakit.

  1. Salep atau losion

Obat lainnya yang bisa Anda gunakan setelah disengat tawon adalah mengoleskan salep hidrokortison atau losion calamine. Ini bermanfaat untuk mengatasi masalah gatal serta iritasi kulit.

Oleskan beberapa kali sehari sesuai dosis sampai gejala seperti kemerahan, gatal, atau bengkak, benar-benar mereda.

  1. Suntikan epinefrin

Gejala mungkin saja berkembang setelah disengat tawon dan menimbulkan reaksi alergi yang parah (anafilaksis). Saat terjadi serangan, Anda mungkin akan diberikan suntikan epinefrin.

Suntikan epinefrin berfungsi untuk menjaga keseimbangan tekanan darah, meningkatkan kekuatan jantung, melemaskan otot, dan membantu pernapasan kembali normal.

  1. Suntikan alergi

Disengat tawon atau serangga lainnya bisa menjadi penyebab umum anafilaksis. Jika Anda mengalami reaksi serius, kemungkinan dokter akan merujuk ke ahli alergi.

Tujuannya adalah untuk tes alergi dan merekomendasikan suntikan alergi (imunoterapi). Suntikan ini umumnya diberikan secara teratur, untuk mengurangi atau menghilangkan respon alergi.

Cara mengatasi disengat tawon dengan bahan alami

Pada kondisi sengatan tawon yang ringan dan tidak menimbulkan reaksi alergi, Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan bahan alami, seperti cuka.

Cuka adalah obat alami yang mungkin digunakan saat Anda disengat tawon. Teorinya, keasaman cuka dapat membantu menetralkan sengatan yang bersifat alkali. Berbeda dengan sengatan lebah yang bersifat asam.

Cara menggunakannya, rendam kapas ke dalam cuka biasa atau cuka apel. Setelah itu, letakkan dengan sedikit menekan area yang tersengat tawon selama beberapa menit. Hal ini membantu mengatasi rasa sakit dan peradangan.

Apakah ada komplikasi akibat disengat tawon?

Sebagian besar serangga seperti lebah dan tawon tergolong tidak agresif, karena hanya akan menyengat untuk membela diri. Namun kalau ada yang mengganggu sarangnya, kemungkinan tawon akan melakukan sengatan beberapa kali.

Anda perlu berhati-hati kalau disengat tawon. Akumulasi racun tawon berbahaya karena bersifat toksik dan menyebabkan reaksi risiko syok anafilaksis yang membahayakan nyawa.

Berikut adalah beberapa tanda atau gejala syok anafilaksis akibat sengatan tawon:

  • Mual, muntah, atau diare.
  • Sakit kepala.
  • Perasaan berputar.
  • Kejang.
  • Demam.


Dalam kasus yang jarang terjadi, sengatan tawon juga dapat menyebabkan komplikasi yang melibatkan sistem saraf. Sebuah laporan dalam Annals of Tropical Medicine and Public Health meneliti kasus yang tidak biasa.

Seorang anak mengalami kelemahan otot, pelebaran pupil, dan afasia motorik setelah disengat tawon. Afasia motorik adalah gangguan kemampuan berbicara dan menulis.

Bahkan, ada pula kasus anggota TNI yang mengalami kelumpuhan setelah tersengat tawon Vespa affinis karena menahan sakit dan tidak langsung berobat.

Kapan harus ke dokter?

Untuk mencegah terjadinya komplikasi serius, sebaiknya tetap waspada terhadap reaksi parah yang dapat berkembang. Reaksi alergi yang paling parah karena disengat tawon disebut anafilaksis.

Penting untuk segera mencari perawatan medis untuk mengobatinya. Berikut adalah beberapa gejala reaksi alergi parah, yang meliputi:

  • Pembengkakan parah pada wajah, bibir, atau tenggorokan.
  • Gatal-gatal di area tubuh yang tidak terkena sengatan.
  • Kesulitan bernapas, seperti mengi atau terengah-engah.
  • Merasa pusing.
  • Tekanan darah turun secara tiba-tiba.
  • Hilang kesadaran.
  • Kram perut.
  • Nadi lemah atau terlalu kencang.

(*/sehatq)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!