Ledakan Kasus Positif Covid di Kabupaten Magelang, Tambahan 17 Pasien Hari Ini

BNews—MAGELANG—Terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Magelang, pada Jumat (18/9/2020). Terdapat 17 orang terkonfirmasi positif yang berasal dari berbagai kecamatan.

Menurut update data perkembangan Covid-19 di Kabupaten Magelang, ke-17 pasien baru tersebut enam diantaranya dari Kecamatan Candimulyo. Tiga dari Secang dan masing-masing satu dari Kajoran, Salam Ngablak, Ngluwar, Grabag, Kaliangkrik, Dukun, dan Pakis.

Selain itu juga ada enam pasien positif yang dinyatakan sembuh, lima diantaranya berasal dari Kecamatan Windusari dan satu lainnya dari Salaman. Kemudian ada satu pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia berasal dari Kecamatan Mertoyudan.

”Dengan data itu, maka pasien positif Covid-19 yang masih dirawat maupun isolasi mandiri berjumlah 101 orang. Angka itu dari jumlah sebelumnya 91 orang bertambah 17 pasien baru, dikurangi enam pasien sembuh dan satu pasien positif meninggal,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Untuk jumlah kumulatif pasien positif yang sembuh, hingga kini sebanyak 269 orang. Lanjut Nanda, untuk kasus PDP terdapat dua PDP baru yang berasal dari Kecamatan Mungkid.

”Selain itu juga ada lima PDP pulang membaik, dua diantaranya berasal dari Windusari dan masing-masing satu dari Mertoyudan, Kajoran dan Bandongan,” ujarnya.

Loading...

Kemudian ada dua PDP beralih status menjadi konfirmasi, yang berasal dari Kecamatan Secang. Menurut data tersebut, ada satu PDP yang meninggal dunia berasal dari Kecamatan Windusari.

Dengan pembaharuan data PDP tersebut, lanjut Nanda, maka jumlah PDP saat ini ada 16 orang dan jumlah kumulatif PDP pulang membaik sebanyak 440 orang.

”Jumlah PDP saat ini ada 16 dari data sebelumnya ada 22 orang bertambah dua PDP baru dan berkurang lima PDP pulang membaik, dua PDP alih status konfirmasi serta satu orang berstatus PDP meninggal dunia,” ujar dia.

Sedangkan untuk ODP, pada 18 September 2020, tidak ada kasus atau bisa disebut zero kasus ODP. Sementara jumlah kasus meninggal, lanjut Nanda, hingga hari ini berjumlah 73 kasus.

”Dengan keterangan meninggal dunia dalam status PDP sebanyak 62 orang dan status positif berjumlah 13 orang,” pungkasnya. (bsn/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: