Libatkan Orang Tua Siswa Baru, SMK Muhammadiyah I Muntilan Magelang Gelar Kegiatan Parenting
- calendar_month Ming, 28 Jul 2024

Ratusan peserta didik baru SMK Muhammadiyah I Mutilan beserta orang tua mengikuti kegiatan Parenting, Sabtu (27/8/2024). (foto: istimewa)
BNews–MAGELANG– Usai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), ratusan peserta didik baru SMK Muhammadiyah I Mutilan beserta orang tua wali murid mengikuti kegiatan Parenting, Sabtu (27/8/2024).
Kepala SMK Muhammadiyah I Muntilan, Slamet mengatakan, kegiatan parenting ini sebagai pembimbingan terhadap anak didik baru usai mengikuti MPLS yang sudah dilaksanakan selama tiga hari, 22 – 24 Juli 2024.
“Tujuanya agar ada persamaan visi dan persepsi serta kesepahaman tentang proses pendidikan di SMK Muhammadiyah I Muntilan, antara anak, orang tua dengan sekolah,” katanya.
Pada tahun ini, Slamet menjelaskan bahwa SMK Muhammadiyah I Muntilan menerima 495 peserta didik baru yang terbagi dalam 15 kelas dengan empat jurusan.
“Jurusan Teknik Permesinan (TP) ada empat kelas, jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) tiga kelas, jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) empat kelas, dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) tiga kelas,” jelasnya.
Dia memaparkan di SMK Muhammadiyah I Muntilan ini ada beberapa kriteria yang harus terpenuhi agar anak bisa naik kelas.
“Ada empat kriteria yakni pertama harus mengikuti seluruh program pembelajaran, minimal nilai B/KKM. Kedua, kehadiran harus diatas 60 persen, ketiga adalah sikap, moral, akhlak, budi pekerti. Dan yang keempat yakni ketetapan rapat dewan guru,” paparnya.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Oleh karena itu, jika ada peserta didik yang tidak naik kelas, hal tersebut biasanya karena kriterianya tidak memenuhi syarat ketentuan yang sudah ditetapkan.
“Biasanya kalau tidak naik kelas itu berkaitan dengan nilai dan kehadiran,” tandas Slamet
Tambahnya, di sekolah tersebut tak hanya proses untuk mendidik, membimbing, melatih pengetahuan dan ketrampilan. Tetapi juga sikap apektif anak didik, serta budi pekerti. Termasuk adanya kegiatan pembiasaan yang berhubungan dengan pembentukan karakter.
“Jadi kami menekankan bahwa pembentukan karakter itu menjadi hal yang penting di sekolah ini,” imbuh Slamet.
Salah satu pemateri dalam kegiatan Parenting itu adalah Kasatbimas Polresta Magelang Iptu Anjar.
Anjar menerangkan, secara umum ada empat hal faktor terjadinya kenakalan di kalangan pelajar. Diantaranya penggunaan HP yang tidak semestinya, kurangnya pengawasan orang tua. Kemudian miras yang merupakan salah satu sumber perilaku kejahatan, serta adanya pemakaian obat-obatan terlarang.
“Sebagai seorang pelajar tugas pokok adalah, belajar, belajar dan belajar. Selanjutnya jangan lupa beribadah dan yang paling utama tetap menjaga dan menghormati serta menghargai orang tua dan guru,” pesannya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar