Lomba Seni Budaya Jadi Wadah Pelestarian Budaya Generasi Muda Kota Magelang
- calendar_month 1 menit yang lalu

Pemkot Magelang melalui Disdikbud menggelar Lomba Seni Budaya Tahun 2026 di Pendopo Alun-Alun Kota Magelang, Jumat (5/6/2026). (foto: Prokompim Kota Magelang)
BNews–MAGELANG– Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Lomba Seni Budaya Tahun 2026 di Pendopo Alun-Alun Kota Magelang, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Magelang ke-1.120.
Triadi Yuliantono, Kepala Bidang Kebudayaan pada Disdikbud Kota Magelang menyampaikan tujuan dari lomba ini untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya daerah. Sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi pelajar, pelaku seni, dan masyarakat.
“Melalui berbagai cabang lomba, kami berharap dapat terbangun semangat pelestarian budaya. Sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan bangga terhadap budaya daerahnya,” ujarnya.
Lomba Seni Budaya digelar selama tiga hari, mulai 5-7 Juni 2026, meliputi lomba karawitan, tari jathilan, tari kreasi, festival band pelajar, dan lomba hadroh tingkat umum.
Wakil Wali Kota Magelang, Sri Harso menuturkan Hari Jadi Kota Magelang ke-1.120 menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap kota sekaligus menjaga warisan budaya yang telah hidup dari generasi ke generasi.
“Penyelenggaraan Lomba Seni Budaya bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pelestarian budaya daerah, pengembangan kreativitas masyarakat. Sekaligus penguatan semangat kebersamaan dalam membangun Kota Magelang,” katanya.
Menurut Sri Harso, kemajuan sebuah kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Tetapi juga oleh kemampuan masyarakat menjaga identitas budaya dan mengembangkan kreativitas sebagai kekuatan peradaban.
Baginya, seni memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Karena mampu membangun empati, memperkuat hubungan sosial, dan menghadirkan ruang berekspresi yang positif.
“Seni dan budaya yang tumbuh di tengah masyarakat sesungguhnya sedang membangun kehidupan yang lebih harmonis, lebih berkarakter, dan lebih berbudaya,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk terus menjaga budaya, menumbuhkan kreativitas. Serta memperkuat kebersamaan demi mewujudkan Kota Magelang yang semakin maju, berdaya saing, dan berbudaya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar