Kerusakan Jalan dr Soetomo Picu Aksi Bersama, Grup WA Khusus Pengawasan Truk Golongan C Dibentuk
- calendar_month 18 menit yang lalu

Truk Golongan C Masih Bandel, Warga dan Forkopimcam Muntilan Bentuk Tim Pengawas Jalan dr Soetomo
BNews-MAGELANG- Kerusakan Jalan dr Soetomo di Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, yang diduga dipicu oleh masih maraknya truk bermuatan berat atau Golongan C melintas di ruas jalan tersebut, menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat setempat.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kecamatan Muntilan bersama unsur Forkopimcam, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, serta relawan menggelar rapat koordinasi di Aula Kelurahan Muntilan, Jumat (5/6/2026).
Rapat yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga 11.00 WIB itu dihadiri Camat Muntilan Tito Listianto, Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir, Danramil Muntilan Kapten Inf Supriyatno, Lurah Muntilan Handyai Fatah Zubair, serta perwakilan masyarakat dari Lingkungan Beteng, Balerejo, dan Sayangan.
Kapolsek Muntilan AKP Abdul Muthohir mengatakan pertemuan tersebut digelar untuk mencari solusi bersama terkait kerusakan Jalan dr Soetomo yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Menurutnya, seluruh pihak yang hadir sepakat untuk memperkuat upaya pencegahan agar kendaraan bermuatan berat tidak lagi melintas di ruas jalan tersebut.
“Hasil rapat yang disepakati antara lain pemasangan banner himbauan di Jalan dr Soetomo agar pengguna jalan, khususnya truk bermuatan berat atau Golongan C, tidak melewati ruas jalan tersebut,” kata AKP Abdul Muthohir.
Selain pemasangan banner, peserta rapat juga menyepakati pemasangan pembatas jalan yang akan diisi beban berupa air maupun pasir untuk; menghalangi kendaraan berat masuk ke Jalan dr Soetomo.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Pemasangan pembatas jalan yang diisi beban air atau pasir juga menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan agar pengguna jalan khusus truk muatan berat; atau Golongan C tidak melewati Jalan dr Soetomo,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, masyarakat dan relawan juga menyatakan kesiapan untuk ikut melakukan pengawasan di lapangan. Mereka akan memantau serta mendokumentasikan setiap pelanggaran yang terjadi sebagai bahan tindak lanjut kepada instansi terkait.
“Relawan akan melakukan pemantauan dan dokumentasi sebagai dasar tindak lanjut yang nantinya akan disampaikan kepada instansi terkait,” jelasnya.
AKP Abdul Muthohir menegaskan bahwa persoalan kerusakan jalan tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Diperlukan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat maupun pemerintah agar upaya pencegahan berjalan efektif.
“Diperlukan kepedulian bersama baik dari instansi pemerintah, masyarakat maupun relawan untuk menjaga agar Jalan dr Soetomo tidak dilewati truk Golongan C,” katanya.
Menurut hasil pembahasan dalam rapat, waktu yang paling rawan terjadinya pelanggaran adalah pada malam hari. Karena itu, pengawasan akan diperkuat dengan melibatkan masyarakat dan relawan yang berada di sekitar lokasi.
“Pada malam hari lebih rawan truk Golongan C melintas. Untuk itu perlu pengawasan bersama dan dokumentasi yang kemudian dilaporkan kepada Polsek Muntilan maupun Polresta Magelang melalui layanan 110,” ungkapnya.
Sebagai bentuk koordinasi dan komunikasi yang lebih cepat, seluruh peserta rapat juga sepakat membentuk grup WhatsApp yang melibatkan unsur pemerintah; aparat keamanan, masyarakat, dan relawan.
Grup tersebut nantinya digunakan sebagai sarana pertukaran informasi sekaligus koordinasi apabila ditemukan pelanggaran atau potensi kerusakan jalan yang semakin parah.
Melalui langkah tersebut, Forkopimcam Muntilan berharap upaya pencegahan terhadap truk bermuatan berat yang melintas di Jalan dr Soetomo; dapat berjalan lebih efektif sehingga kerusakan jalan tidak semakin meluas dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar