Mahasiswa FH UM Magelang Sosialisasikan Bahaya Cyberbullying di Sekolah Dasar
- calendar_month Kam, 1 Jan 2026

Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa UM Magelang Turun Langsung Edukasi Anak SD
BNews-MAGELANG– Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang (UM Magelang) melaksanakan kegiatan sosialisasi edukatif di lingkungan sekolah dasar sebagai bagian dari pemenuhan tugas mata kuliah wajib Pendidikan Pancasila.
Kegiatan tersebut menyasar siswa-siswi kelas 4 MI Tuhfatul Mubtadiin 1 Kabupaten Magelang yang berlokasi di Dusun Jetis, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan.
Lokasi sekolah yang tidak jauh dari kampus menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian edukatif tersebut.
Sosialisasi ini mengusung tema “Menyulam Nilai-Nilai Pancasila dalam Dunia Maya”. Tema tersebut dipilih sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi informasi serta dampaknya terhadap perilaku generasi muda, khususnya dalam penggunaan media digital.
Materi utama yang disampaikan berfokus pada bahasan mengenai bahaya cyberbullying dan praktik rasisme digital.
Penyampaian materi bertujuan untuk menanamkan kesadaran beretika sejak dini agar siswa mampu menggunakan perangkat digital secara bijaksana dan bertanggung jawab.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Mahasiswa menggunakan bahasa yang ringan serta ilustrasi menarik guna memberikan pemahaman awal yang kuat kepada para siswa.
Salah satu inovasi dalam kegiatan ini adalah penayangan video pendek hasil karya mahasiswa yang mengangkat tema cyberbullying dan rasisme. Video edukatif tersebut juga telah diunggah secara resmi melalui platform YouTube sebagai media pembelajaran digital.
Usai penayangan video, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Para siswa didorong untuk berani menyampaikan pendapat serta mengajukan pertanyaan kritis sebagai upaya menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan berpikir reflektif.
Untuk mencairkan suasana, mahasiswa mengajak siswa berjoget bersama sambil menyanyikan lagu bertema anti-perundungan. Aktivitas tersebut bertujuan menanamkan semangat kebersamaan serta penolakan terhadap segala bentuk diskriminasi di lingkungan sekolah.
Kegiatan kreatif kemudian dilanjutkan dengan sesi mewarnai gambar bertema keberagaman ras di Indonesia. Metode visual ini dinilai efektif dalam mengajarkan nilai toleransi dan penghargaan terhadap perbedaan sejak usia dini.
Antusiasme siswa-siswi kelas 4 MI Tuhfatul Mubtadiin 1 terlihat sepanjang kegiatan. Seluruh rangkaian sosialisasi diikuti dengan semangat, yang menjadi indikasi bahwa nilai-nilai Pancasila dapat disampaikan secara efektif melalui pendekatan digital dan kreatif.
Dukungan penuh juga diberikan oleh para guru selama kegiatan berlangsung sehingga suasana pembelajaran tetap kondusif. Kolaborasi antara mahasiswa dan tenaga pendidik memastikan pesan stop cyberbullying dan rasisme tersampaikan dengan jelas kepada seluruh siswa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dengan menerapkan ilmu secara langsung di lingkungan pendidikan dasar. Program sosialisasi bertema stop cyberbullying dan rasisme diharapkan mampu membentuk karakter toleran serta perilaku digital yang sehat bagi para siswa. (adv)
About The Author
Siswa MI di Mertoyudan Diajak Pahami Etika Digital oleh Mahasiswa UM Magelang
- Penulis: BNews 2







Saat ini belum ada komentar