Makna Lambang Baru Partai Keadilan Sejahtera, Dasar Warna Oranye

BNews–NASIONAL– Kepengurusan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Periode 2010-2025 sudah ditetapkan. Saat itu juga, PKS mengeluarkan lambang baru yang diperkenalkan dalam Munas V yang penutupannya digelar Minggu (29/11).

Lambang baru itu masih menggunakan gambar lama, yaitu bulan sabit yang mengapit padi. Hanya saja warna yang dipilih berubah. Semula perpaduan hitam dan kuning, kini putih dan oranye.

Sebetulnya, logo itu hanya terlihat warna oranye saja berbentuk bulat, namun PKS menjelaskan yang betul oranye dan putih dengan bentuk tetap kotak.

Perubahan lain yang terjadi yaitu pada logo PKS sebelumnya ada tulisan ’Partai Keadilan’ di bagian atas dan ‘Sejahtera’ di tengah logo, kini hanya tulisan ’PKS’ di bawah.

Lambang baru PKS ini disahkan pada Munas V. Perubahan lambang tersebut diharapkan bisa membawa semangat baru.

”Alhamdulillah lambang baru @PKSejahtera sudah resmi disahkan pada Munas V PKS ini. Semoga membawa semangat baru dalam melayani rakyat dan membangun bangsa Indonesia,” kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, dikutip dari twitter pribadinya, Minggu (29/11).

Dengan lambang baru ini, Mardani berharap PKS bisa memenangi Pemilu 2024 dan Pilkada Serentak 9 Desember 2020.  

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

”Doakan juga agar PKS bisa menang di Pemilu 2024 dan Pilkada serentak 9 Desember 2020, agar punya kemampuan lebih optimal untuk membangun bangsa, menegakkan keadilan, dan mensejahterakan rakyat,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsy, mengatakan peluncuran lambang, ditambah mars dan hymne sebagai semangat baru PKS dalam perjalanan berbangsa dan bernegara.  

”Lambang, mars dan himne baru PKS sudah direncanakan pada kepengurusan sebelumnya. Ini adalah semangat baru PKS, komitmen PKS dekat dan hangat dengan semua kalangan tanpa kecuali,” ujar Habib Aboe Bakar dalam rilisnya.  

Anggota Komisi III DPR RI ini menyebutkan, bentuk bulat pada lambang PKS menggambarkan kesetaraan, keteraturan, keserasian, persatuan dan kesatuan arah demi memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan rakyat di bumi Indonesia yang berlandaskan Pancasila.

”Bulan sabit melambangkan dimensi waktu, keserasian, keindahan, pencerahan, keluhuran Islam untuk menjaga keseimbangan; kesinambungan sejarah, kejayaan dan kelangsungan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Habib Aboe.

Sementara simbol untaian 17 butir padi pada tangkai tegak lurus melambangkan adil, ukhuwah, istikamah, berani; disiplin dalam menjalankan tugas, serta tegas dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan.

”Warna oranye adalah warna baru. Melambangkan kehangatan, harapan, semangat kehidupan yang selalu optimistis dan semangat muda,” ujar Ketua MKD DPR itu.

Habib Aboe menambahkan, warna putih melambangkan bersih, suci, tulus, ikhlas dan mulia. Sementara warna hitam melambangkan kemauan keras, disiplin, kekuatan, ketegasan, berwibawa, kepastian, aspiratif dan perlindungan. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: