Mahasiswa KKN UNIMMA Gelar Sosialisasi Kesehatan dan Dampingi Investor Asing di Desa Kebonagung
- calendar_month Kam, 7 Agu 2025

Mahasiswa KKN UNIMMA Gelar Sosialisasi Kesehatan dan Dampingi Investor Asing di Desa Kebonagung
BNews-MAGELANG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 16 Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) mengadakan kegiatan sosialisasi kesehatan terpadu di Balai Desa Kebonagung, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang 23 Juli 2025 lalu.
Program ini mengangkat tiga topik utama, yaitu DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar), Sehat Mental, serta Balita Gemilang dan Pencegahan Stunting.
Kegiatan sosialisasi dibuka dengan pemaparan materi DAGUSIBU dan Sehat Mental oleh mahasiswa KKN UNIMMAl sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan obat secara tepat dan kesadaran terhadap kesehatan mental; khususnya pada ibu dan anak. Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif, dilengkapi dengan studi kasus sederhana agar lebih mudah dipahami oleh peserta.
Sesi utama dilanjutkan oleh narasumber dari Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang, yaitu Ns. Reni Mareta, M.Kep.; yang menyampaikan materi berjudul Balita Gemilang dan Pencegahan Stunting.
Dalam presentasinya, beliau menekankan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak sejak dini, kecukupan asupan gizi; serta kerja sama antara orang tua, kader posyandu, dan tenaga kesehatan dalam mencegah stunting di wilayah pedesaan.
Acara ini dihadiri lebih dari 35 peserta, termasuk ibu hamil, kader posyandu, orang tua balita, bidan desa, hingga perangkat desa. Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam sesi tanya jawab dan diskusi.
Selain berfokus pada edukasi kesehatan, mahasiswa KKN UNIMMA juga terlibat dalam kegiatan strategis desa dengan mendampingi kunjungan investor asing dari Belgia dan Inggris ke PT Chewy Louis LTDD.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Perusahaan lokal yang berbasis di Desa Kebonagung, Kecamatan Tegalrejo, ini dikenal karena kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat melalui industri kerajinan serabut kelapa dan anyaman.
Dipimpin oleh Deny, perusahaan ini memproduksi mainan untuk hewan dan telah menjalin kerja sama dengan mitra internasional dalam rangka ekspansi pasar ekspor.
Usaha berbasis serabut kelapa telah dijalankan PT Chewy Louis LTDD selama lima tahun terakhir. Perusahaan ini terus tumbuh dan mengembangkan lini kerajinan anyaman yang mulai aktif sejak Desember 2024.
Kedua sektor tersebut tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan produk yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Dalam aspek pemberdayaan, PT Chewy Louis LTDD telah melibatkan lebih dari 500 narapidana wanita dan pria dari berbagai lembaga pemasyarakatan di Jawa Tengah.
Mereka tersebar di lapas Wonosobo (35 orang), lapas Semarang (10 orang), lapas Purwokerto (30 orang), lapas Pemalang (20 orang), lapas Batang (30 orang), lapas Sragen (300 orang), lapas Boyolali (35 orang), lapas Ambarawa yang baru memulai program pemberdayaan, serta desa Windusari (50 orang). Di Desa Kebonagung sendiri, perusahaan melibatkan sekitar 35 pekerja aktif sebagai bagian dari tenaga kerja utama.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Model pemberdayaan ini membuktikan bahwa PT Chewy Louis LTDD tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata; tetapi juga memiliki peran signifikan dalam pembangunan sosial dan reintegrasi warga binaan ke masyarakat. Hal ini dilakukan melalui pelatihan keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomi tinggi.
Dengan kolaborasi antara sektor usaha dan pemberdayaan sosial, PT Chewy Louis LTDD menjadi contoh nyata sinergi; antara bisnis dan misi kemasyarakatan. Desa Kebonagung pun menempati posisi strategis dalam peta investasi dan pemberdayaan ekonomi mikro di Jawa Tengah; berkat semangat gotong royong dan inovasi yang diusung.
Kunjungan investor asing menjadi momen penting dalam memperkenalkan potensi industri lokal kepada mitra internasional; serta memperkuat citra Desa Kebonagung sebagai kawasan yang terbuka terhadap investasi dan kerja sama global.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini membuktikan bahwa pemuda memiliki peran vital dalam pembangunan desa; tidak hanya sebatas menjalankan program sosial, tetapi juga menjadi penghubung strategis antarbangsa.
Melalui dua program unggulan, yaitu edukasi kesehatan dan pendampingan investor asing, KKN Tematik Kelompok 16 UNIMMA berkontribusi nyata; dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat serta memperkuat citra positif desa dalam sektor ekonomi dan kerja sama internasional. (adv)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar