Masak Ketela, Rumah di Tempuran Ludes Terbakar

BNews–Tempuran – Sebuah rumah berbahan papan kayu ludes terbakar di Tempuran Magelang kemarin (23/9). Akibatnya pemilik rumah menelan kerugian mencapai Rp 50 juta.

Kapolsek Tempuran AKP Moh Buhrom membenarkan kejadian tersebut. “Benar, rumah milik Musiran, 50 warga Dusun Bebengan Desa Jogomulyo Kecamatan Tempuran terbakar Senin pagi (23/9) sekitar pukul 09.15 wib,” katanya (24/9).

Rumah dengan ukuran 8X12 meter tersebut terbuat dari bahan papan kayu yang mudah terbakar. “Penyebab kebakaran diduga api dalam tungku menyambar dinding dapur saat memasak ketela dan ditinggal pergi pemilik rumah,” imbuhnya.

BACA JUGA : Penambang Manual di Srumbung Tewas Tertimbun Tebing 7 Meter

Moh Buhrom juga mengungkapkan kronologi kebakaran bermula ketika istri pemilik rumah Zuriyah, 46 sekitar pukul 08.00 wib memasak ketela di dapung dengan tungku kayu bakar. “Saat proses memasak belum selesai, sang istri tersebut pergi ke ladang tanpa mematikan tungku. Padahal di dalam rumah terdapat mertuanya yang sedang sakit strok,” ungkapnya.

“Kemungkinan kebakaran dikarenakan api dalam tungku menyulut kayu bakar diatasnya dan mengakibatkan kebakaran tersebut,“ paparnya.

Saat itu ada salah satu tetangga korban mendengar teriakan mertua pemilik rumah berasal dari dalam rumah minta tolong. “Mendengar teriakan tersebut, tetangga tersebut bersama warga lainnya mendekat untuk mencoba menolong. Namun mertua pemilik rumah tersebut sudah dalam posisi merangkak berusaha keluar rumah terus digendong untuk menjauh dari rumah,” jelasnya.

Saat itu api semakin membesar dan merembet kebagian rumah lainnya. “Warga berusaha untuk memadamkan api dengan perlengkapan seadannya. Tidak selang berapa lama mobil Pemadam kebakaran WMK Tempuran tiba dilokasi untuk memadamkan api,” tutur Moh Buhrom.

Petugas Polsek Tempuran juga datang ke lokasi, dan berselang satu jam api mampu dijinakan dan dilakukan pendingingan. “Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai RP 50 juta. Dan saya himbau untuk warga yang memasak menggunakan kayu bakar lebih hati-hati saat memasak dan jangan sampai ditinggalkan dalam kondisi menyala,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: