Masyarakat Terdampak Tol Minta Ganti Untung

BNews—JOGJA— Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan signal lampu hijau terkait jalan tol Jogja-Solo dan Bawen-Jogja. Mengetahui hal ini banyak masyarakat di sejumlah daerah yang bakal dilalui pembangunan ini meminta pemerintah memberikan ganti rugi yang selayaknya.

Salah satu warga yang tinggal di daerah yang diperkirakan akan menjadi “exit tol” Yogya-Solo di Dusun Gondangan, Maguwoharjo, Depok Sleman bernama Tumidi mengatakan sudah dengar informasi pembangunan jalan tol ini sejak tahun 2018 lalu. “Baru sekedar informasi saja, namun terkait kejelasan dan sosialisasi hingga saat ini belum ada,” katanya (1/7).

Tumidi juga menegaskan bahwa jika hal ini benar jadi dibangun semoga mendapat ganti rugi selayaknya. “Ya saya berharap ganti ruginya bisalah buat cari tempat pindah lain yang sesuai,” harapnya.

“Sebenarnya berat untuk pindah, karena disini saya sudah punya usaha dan berjalan cukup baik. Namun mendengar informasi tersebut saya jadi berpikir bakal kena gusur dan direlokasi karena pembangunan jalan tol ini,” paparnya.

Dirinya mengaku sudah tinggal diloaksi tersebut selama 30 tahun dan membuka usaha Laundry sendiri. “Misal pindah lokasi rumah, maka usaha saya akan mulai dari nol lagi dan butuh modal lagi,” jelasnya.

Namun Tumidi mencoba menghormati kebijakan tersebut. “Jika memang sudah menjadi keputusan pemerintah, mau bagaimana lagi selain pasrah dan berharap ganti ruginya sesuai,” tegasnya.

Dikatakan terkait ganti rugi, Tumidi sudah siap-siap memasang harga. “Ya setidaknya lebih tinggi dari harga jual saat ini yang berkisar antara Rp4 juta hingga Rp8 juta per meter perseginya. Saya siap relokasi asal nanti ada kejelasan soal ganti ruginya,” tandasnya.

Perlu diketahui bahwa rencana pembangunan jalan tol Yogya-Solo dan Yogya-Bawen sudah mulai ada titik terang setelah adanya persetujuan dari Gubernur Daerah Istimewa Yogakarta dan Kementerian PUPR. Akan ada dua titik yang akan menjadi “exit tol”, untuk tol Yogya-Solo rencananya akan dibangun di Maguwoharjo, Depok tepatnya sekitar Lotte Mart. Sedangkan untuk exit tol Yogyakarta-Bawen rencananya akan dibangun di sekitaran Westlake di Kecamatan Gamping. (Internet/bn1/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: