Mata Pegal? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
- calendar_month Sel, 7 Apr 2026

ilustrasi seseorang mengalami mata pegal (Foto oleh Eren Li dari pexels.com)
BNews–KESEHATAN– Mata pegal atau astenopia bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini bukan penyakit mata, melainkan sekumpulan gejala yang muncul ketika otot-otot mata bekerja terlalu keras.
Gejala yang dirasakan bisa bervariasi, mulai dari ketegangan, rasa berat, perih, kering, hingga pandangan yang sedikit buram atau sakit kepala. Berikut ini beberapa penyebab utama mata pegal yang perlu Anda perhatikan:
• Aktivitas Fokus Jangka Panjang: Menatap layar gawai, komputer, atau televisi terlalu lama, membaca buku secara terus-menerus, menjahit, atau mengemudi jarak jauh memaksa otot mata untuk bekerja ekstra dalam mempertahankan fokus.
• Pencahayaan Buruk: Bekerja atau membaca di tempat yang terlalu gelap atau terlalu terang, serta kontras cahaya yang ekstrem, dapat membuat mata cepat lelah karena harus beradaptasi.
• Kurang Berkedip: Saat fokus menatap layar atau objek, frekuensi berkedip cenderung menurun drastis. Ini menyebabkan permukaan mata menjadi kering dan rentan terhadap iritasi.
• Kelelahan Fisik dan Stres: Kurang tidur dan tingkat stres yang tinggi tidak hanya memengaruhi tubuh secara keseluruhan. Tetapi juga dapat membebani otot-otot mata, menjadikannya lebih rentan pegal.
• Gangguan Penglihatan yang Tidak Terkoreksi: Kondisi seperti rabun jauh (miopia), rabun dekat (hipermetropia), atau astigmatisme (silinder) yang tidak dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak yang sesuai, membuat mata bekerja lebih keras untuk melihat jelas.
• Paparan Cahaya Biru (Blue Light): Emisi cahaya biru dari layar digital dapat menambah ketegangan pada mata. Terutama saat digunakan dalam waktu lama.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Meskipun seringkali karena kelelahan, mata pegal juga bisa menjadi pertanda kondisi medis tertentu. Yang memerlukan diagnosis dan penanganan lebih lanjut dari dokter.
• Glaukoma: Peningkatan tekanan di dalam bola mata yang dapat merusak saraf optik. Glaukoma akut dapat menyebabkan nyeri hebat dan mata pegal.
• Migrain: Nyeri kepala migrain seringkali menjalar hingga ke area mata, menyebabkan sensasi pegal atau nyeri yang intens.
• Iritasi atau Radang Mata: Kondisi seperti konjungtivitis (radang selaput bening mata), keratitis (radang kornea, terutama pada pengguna lensa kontak), atau blefaritis (radang kelopak mata) dapat menyebabkan mata terasa pegal, merah, dan tidak nyaman.
• Infeksi Sistemik: Beberapa infeksi virus atau bakteri, seperti demam berdarah, juga bisa menyebabkan nyeri dan pegal pada mata sebagai salah satu gejalanya.
Pencegahan Mata Pegal
berikut ini cara mencegah mata pegal yang bisa Anda lakukan:
• Lakukan pemeriksaan mata secara rutin, terutama jika ada riwayat gangguan penglihatan.
• Gunakan kacamata atau lensa kontak sesuai resep dan pastikan ukurannya akurat.
• Hindari merokok dan batasi konsumsi alkohol.
• Jaga kebersihan mata dan tangan.
Pastikan asupan nutrisi seimbang, terutama vitamin A, C, dan E, serta Omega-3 yang baik untuk kesehatan mata
Nah berikut ini beberapa cara mengatasi mata pegal:
• Istirahat Mata dengan Aturan 20-20-20: Setiap 20 menit, alihkan pandangan dari layar atau objek fokus ke objek yang berjarak sekitar 6 meter (20 kaki) selama 20 detik. Ini membantu mengendurkan otot mata.
• Kompres Mata: Gunakan kompres dingin (misalnya dengan mentimun atau sendok dingin) untuk mengurangi bengkak dan menyegarkan mata. Atau kompres hangat untuk meningkatkan sirkulasi darah dan merelaksasi otot mata.
• Atur Pencahayaan dan Jarak Pandang: Pastikan ruangan memiliki pencahayaan yang terang merata dan tidak ada pantulan cahaya langsung ke layar. Atur jarak pandang ke layar sekitar 50-60 cm dan sesuaikan ukuran teks agar nyaman dibaca.
• Tidur Cukup dan Hindari Begadang: Pastikan waktu tidur cukup, setidaknya 7-9 jam per malam. Untuk memberi kesempatan mata dan tubuh beristirahat sepenuhnya.
• Gunakan Tetes Mata Pelembap (Artificial Tears): Jika mata terasa kering, tetes mata tanpa resep dapat membantu melumasi dan melembapkan permukaan mata.
Jika gejala mata pegal tidak mereda atau disertai tanda-tanda lain yang mencurigakan, jangan tunda untuk mencari bantuan medis. (*)
sumber: Halodoc
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar