Merapi Masih Siaga, Ini Update Jumlah Pengungsi di Magelang 27 Desember

BNews—MAGELANG—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang mengupdate jumlah pengungsi Merapi yang masih bertahan di lokasi pengungsian. Tercatat hingga Minggu, (27/12/2020) jam 06.00 WIB jumlahnya sekitar 212 orang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengungkapkan bahwa berdasarkan pemantauan BPPTKG, aktivitas Gunung Merapi saat ini berada di level Siaga.

”Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Magelang memberlakukan status Siaga Darurat Bencana Erupsi Gunung Merapi. Sehingga kelompok rentan yang masih tinggal di daerah yang diprakirakan bahaya oleh BPPTKG kemudian diungsikan ke Desa Saudara,” katanya, Minggu (27/11/2020).

Dia menjelaskan, hingga saat ini jumlah pengungsi ada 212 orang yang tersebar di dua titik lokasi pengungsian. Yakni sebanyak 93 orang yang berasal dari Dusun Babadan 2, Desa Paten, Kecamatan Dukun mengungsi di Gedung TEA Desa Mertoyudan.

”Kemudian dari dari Desa Krinjing sebanyak 119 orang dengan rincian Dusun Trono 24 orang, Dusun Pugeran 42 orang dan Dusun Trayem 53 orang. Mereka mengungsi di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan,”  jelas dia.

”Total jumlah pengungsi ada 212 jiwa di dua titik lokasi pengungsian. Dengan keterangan, ada penambahan pengungsi sebanyak 11 jiwa dari Dusun Babadan 2 yang kembali ke TEA Mertoyudan,” sambung Edy.

Lebih lanjut, Edy menyampaikan bahwa pihaknya terus melalukan penanganan pengungsi. Seperti memastikan kapasitas barak disesuaikan dengan jumlah pengungsi serta konstruksi yang ramah terhadap kelompok rentan. Tentunya dengan memperhatikan prokotol kesehatan ditengah kondisi pandemi Covid-19.

”Kemudian juga mendirikan pos layanan kesehatan dimasing-masing barak. Mengatur logistik dan peralatan, menyediakan sarana prasarana serta memberikan informasi baik kepada pemerintah dan masyarakat juga pihak terkiat tentang perkembangan Merapi dan lain sebagainya,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: