Misteri Genderuwo di Rumah Bekas Belanda di Salam

BNews—SALAM—Sebuah kompleks bangunan tua berarsitektur kolonial Belanda di Dusun Seloiring, Jumoyo, Salam, Kabupaten Magelang konon dihuni berbagai makhluk halus. Mulai penampakan ular gaib, genderuwo hingga suara tertawa. Saking angkernya, puluhan pelajar yang nekat masuk ke bekas pabrik itu sempat kesurupan massal.

Borobudur News, siang tadi mencoba mengeksplorasi kompleks bangunan angker tersebut. Luas lahannya kira-kira 40 x 40 meter dikelilingi pagar tembok dan teralis besi berkarat. Bangunan itu dekat dengan bekas Stasiun Kereta Api Tegalsari.

Selain terdapat sebuah gedung untuk gudang juga ada dua buah bangunan berbentuk rumah. Kondisinya tidak terawat. Tembok sudah dicorat-coret orang tak bertanggung jawab. Pekarangannya ditumbuhi semak belukar. Tingginya bisa sampai tiga meter lebih nyaris menutupi seluruh bangunan.

Saat Borobudur News sendirian memasuki salah satu rumah yang konon angker, kondisi ruangan nampak gelap dan sangat kotor. Banyak ternit sudah jebol, keramik pecah berserakan hingga tembok penuh coretan. Sampai dalam, sekujur badan langsung terasa panas dingin berkeringat. Karena banyaknya jumlah pintu dan ruang seperti labirin, Borobudur News sempat ketakutan hingga bingung saat mencari pintu keluar.

Menurut keterangan beberapa warga setempat, era kolonial Belanda, rumah tersebut merupakan kediaman Bendoro atau seorang pembesar. Kemudian sempat beralih fungsi menjadi sekolah TK ’Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) dan penggilingan padi. Renovasi bangunan dilakukan setelah kompleks tersebut dibeli UD Setia Budi untuk galeri kerajinan kayu.

”Pabrik itu sudah tutup lebih dari 17 tahun. Tidak ada yang merawat. Sepertinya dijual tetapi belum laku-laku,” kata Tatik penjual bubur di depan rumah berhantu, Senin (16/12).

Perempuan yang hampir lima tahun berdagang di atas lahan PJKA itu mengaku belum pernah mengalami peristiwa mistis. Namun, dirinya banyak mendengar cerita bila warga hingga pengendara yang melintas sering mendapat gangguan makhluk astral. Mulai diperlihatkan sosok genderuwo hingga suara tertawa dari dalam bangunan lawas.

”Di sebelah rumah itu kan ada masjid Al Falah. Pernah malam-malam ada orang tiduran di serambi masjid pas menghadap ke arah pabrik kok ada orang besar (genderuwo) duduk di atap rumah. Dia langsung masuk masjid ketakutan,” katanya didampingi salah satu pegawainya, Budi, 50.

Rahayu, penjual es buah yang juga berdagang tepat di depan rumah tua itu mengaku beberapa kali pernah diganggu makhluk astral. Mulai disudut rokok genderuwo hingga penampakan ular bersisik putih tanpa kepala dan ekor.

Siang hari sekitar pukul 11.00 WIB, Rahayu berjualan seperti biasa. Tiba-tiba sepasang tangannya seperti disudut-sudut rokok. Panas. Ternyata tidak hanya dia saja. Sebelumnya, pembeli dawet pun juga mengaku merasa disudut rokok. Selain itu ia sempat melihat ular besar hingga seseorang dengan kondisi wajah penuh lebam berambut gondrong menatap dirinya terus.

”Ada juga pedagang yang pernah dapat batu akik di sekitar warung. Kata suaminya kalo berdagang suruh dipakai,” katanya. (han)

1 Comment
  1. Sianakhilang says

    keren banget dan sangat menarik utk saya. Jd pengen ikut exaplore rumah tua peninggalan belanda di wilayah salam itu rasanya…..

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: