Misteri Mayat Pelajar SMP di Secang, Polisi Amankan 4 Orang Terduga Pelaku
- calendar_month Kam, 8 Feb 2024

Penemuan mayat di Secang Magelang ternyata pelajar SMP
BNews-MAGELANG- Mayat seorang pria berhelm, DP (15), yang ditemukan di pinggir Jalan Raya Payaman-Windusari, Kabupaten Magelang, kemarin diduga merupakan korban tawuran. Terdapat satu korban lagi yang saat ini sedang dirawat. Polisi menyebut bahwa dugaan tawuran ini bermula dari undangan melalui story WhatsApp.
“Terjadi dugaan tawuran ini diduga tidak melalui Instagram, tetapi menggunakan WhatsApp (WA). Undangannya (tawuran) dikirim melalui WA,” kata Kapolresta Magelang, Kombes Mustofa kepada wartawan di Mapolresta Magelang, Rabu (7/2/2024).
“Kita telah melakukan patroli cyber Instagram dengan maksimal, namun ternyata dugaan sementara peristiwa ini berawal dari undangan melalui WA. Ini tentu menjadi kendala bagi kita. Yang pasti, empat orang yang diduga sebagai pelaku telah kita amankan. Semoga semuanya adalah pelaku yang sebenarnya. Penahanan akan segera dilakukan,” tambah Mustofa.
Empat orang yang diduga sebagai pelaku penganiayaan yang menyebabkan kematian korban DP diamankan di rumah masing-masing, tiga di antaranya masih di bawah umur.
“Mereka diamankan di rumah masing-masing. Saat ini, kami masih mengecek motifnya. Yang jelas, mereka belum ditahan tapi sudah kami amankan berdasarkan keterangan saksi dan beberapa petunjuk. Keempat orang ini dapat menjadi terduga pelaku,” ujar Mustofa.
Barang bukti yang telah diamankan dalam kasus ini termasuk pakaian korban, handphone, celurit, sabuk, dan sepeda motor. “Barang-barang bukti tersebut berpotensi terkait dengan tindak pidana yang terjadi,” tambahnya.
Sebelumnya dilaporkan bahwa mayat DP (15), seorang pelajar kelas 8 SMP di Kecamatan Secang, ditemukan di pinggir Jalan Raya Payaman-Windusari, Secang, Magelang, pada Selasa (6/2). DP diduga menjadi korban tawuran.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Hasil identifikasi dari kepolisian menunjukkan bahwa ada dua orang yang menjadi korban tawuran ini.
“Kami mengidentifikasi ada dua korban. Yang pertama, di Payaman, meninggal dunia, sementara korban kedua adalah A (15),” kata Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol Rifeld Constantien Baba kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (6/2/2024).
“Ada korban lain yang juga menjadi korban dalam kejadian tersebut. Saat ini, kami sedang dalam tahap mapping, namun kondisi korban masih dalam perawatan intensif. Kami masih menunggu pemulihan korban,” tambah Kompol Rifeld Constantien Baba kepada wartawan. (*)
About The Author
- Penulis: Borobudur News



Saat ini belum ada komentar