Model Cantik Majalah Dewasa Ditangkap Polisi, Ngaku Sudah 4 Kali Lakukan Ini

BNews—NASIONAL— Selebriti Tanah Air yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba kembali terjadi. Seorang model cantik khusus majalah dewasa, Beiby Putri alias IPR, ditangkap polisi atas kepemilikan sabu-sabu.

Usai ditangkap, Polda Metro Jaya melakukan tes urine terhadap IPR. Hasilnya, wanita kelahiran 23 Maret 1992 ini positif mengonsumsi narkotika.

”IPR kita gelandang ke Ditnarkoba Polda Metro Jaya. Hasil tes usap antigen negatif, urine positif methamfetamin,” terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Kamis (11/2).

Beiby Putri ditangkap oleh petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di Apartemen Bassura City, Jatinegara, Jakarta Timur. Tepatnya pada Jumat, (5/2) pukul 23.50WIB.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita beberapa barang bukti. Diantaranya alat isap sabu atau bong serta dua plastik klip yang diduga sebagai narkoba.

Yusri menerangkan, Beiby membeli dua bungkus klip itu pada akhir Desember 2020. Masing-masingnya seberat satu gram dan 1,85 gram. Satu plastik klip sabu yang awalnya seberat satu gram tersisa 0,2 gram saja.

”Sedangkan yang 1,85 gram ini ternyata tawas. Kami masih melakukan pendalaman terkait hal ini,” ungkapYusri Yunus.

Saat diperiksa petugas, Beiby mengaku sudah empat kali melakukan transaksi narkoba terhitung sejak September tahun lalu.

”Hasil pendalaman bahwa yang bersangkutan memang sudah memesan empat kali. Pertama, September, dia pesan 0,5 gram. Kemudian Oktober pesan 0,5 gram dan terakhir Desember 2020,” terang Yusri.

Atas perbuatannya Beiby dijerat dengan Pasal 127 UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman empat tahun penjara. Polisi pun hingga saat ini masih memburu pelaku R sebagai pengedar narkoba kepada Beiby Putri.

”Kami masih kejar saudara R untuk bisa kita ungkap karena pengakuan selama ini, dia pesan dari R dengan pembayaran tunai langsung,” tegas Yusri. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: