Momen Libur Lebaran 2026, InJourney Siap Sambut Lonjakan Wisatawan
- calendar_month Jum, 13 Mar 2026

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menyatakan kesiapannya dalam menyambut lonjakan pemudik dan wisatawan pada periode libur Lebaran tahun ini.
BNews–NASIONAL– PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menyatakan kesiapannya dalam menyambut lonjakan pemudik dan wisatawan pada periode libur Lebaran tahun ini.
Menyambut momen libur Idulfitri 1447 H, InJourney Destination Management (IDM) mempersembahkan rangkaian program Bersama Ciptakan Lebaran Penuh Makna.
Direktur Komersial IDM, Gistang Panutur mengatakan proyeksi kunjungan sebesar 356.300 ribu wisatawan pada periode masa ramai libur Lebaran periode 20–29 Maret 2026 di destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, Keraton Ratu Boko dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
“Pertumbuhan wisatawan mengalami peningkatan sebesar 3–5 persen dibanding tahun lalu,” katanya, Kamis (12/3/2026).
Kunjungan di Candi Borobudur diperkirakan mencapai 83 ribu wisatawan. Destinasi Candi Prambanan diprediksi dikunjungi sebanyak 129 ribu pengunjung. Keraton Ratu Boko menargetkan 7,3 ribu wisatawan. Kunjungan wisatawan TMII diperkirakan mencapai 137.000 pengunjung.
Penonton pertunjukan seni budaya di Teater Pentas pada periode 21–28 Maret 2026 diproyeksikan dengan total kunjungan 4,6 ribu penonton. Sementara okupansi atau tingkat hunian The Manohara Hotel Yogyakarta diperkirakan mencapai sekitar 900 room selama periode ramai Lebaran dari tanggal 19–27 Maret 2026.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
IDM menegaskan bahwa optimisme ini dibarengi dengan kesiapan infrastruktur dan layanan, di mana kenaikan jumlah wisatawan harus diikuti dengan peningkatan standar pelayanan agar ekosistem pariwisata tetap berkelanjutan.
“Kami melihat proyeksi ini wujud kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan destinasi kita. Pertunjukan seni yang diproyeksikan tumbuh paling signifikan, yakni 6% menandakan minat masyarakat terhadap wisata berbasis pengalaman (experience-based tourism) terus meningkat,” jelasnya.
IDM memastikan kenyamanan melalui kesiapan operasional dengan mengutamakan kaum prioritas melalui penyediaan kursi roda gratis dan jalur ramp untuk difabel, kendaraan listrik (EV) khusus prioritas dengan jalur cepat, tim kesehatan yang siaga, serta layanan call center prioritas.
“Kami menyediakan lebih dari 50 electric vehicle di TMII dan TWC Borobudur dan TWC Prambanan. Bagi wisatawan yang menggunakan LRT menuju TMII, kami juga menyediakan penjemputan shuttle bus dari stasiun LRT menuju TMII,” imbuhnya.
Keamanan dan keselamatan pengunjung tetap menjadi pilar utama operasional IDM. Pada Masa Ramai Lebaran 2026 ini IDM melibatkan ratusan keamanan eksternal. Yang terdiri dari personel TNI dan Polri, 160 personel keamanan internal, serta 17 petugas medis profesional. Tersedia pula 7 unit ambulans yang siaga untuk rujukan cepat ke rumah sakit terdekat jika diperlukan.
Pada periode Masa Ramai Lebaran 2026 ini, masyarakat dapat berkunjung di jam operasional yang telah ditetapkan. Yakni Candi Borobudur pada pukul 06.30–16.30 WIB, Candi Prambanan pada pukul 06.00–17.00 WIB, dan Keraton Ratu Boko pukul 07.00–17.15 WIB.
IDM juga menyiapkan berbagai agenda untuk merayakan Lebaran di Candi, antara lain Pasar Medang. Yang tidak hanya menyajikan seni kriya dan souvenir unik, tetapi juga ragam kuliner khas dari UMKM lokal, lokakarya kreatif, hingga pertunjukan seni yang memukau.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Pasar Medang Prambanan mulai 21–23 Maret 2026. Sementara Pasar Medang Borobudur mulai 22–28 Maret 2026. Spesial pada Hari Idulfitri 1447 H, IDM akan membagikan Besek Berkat kepada 50 pengunjung Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang terpilih.
Corporate Secretary SVP InJourney Yudhistira Setiawan mengungkap pihaknya tak hanya menyiapkan aspek operasional, tapi juga merancang berbagai aktivitas dan atraksi yang sarat akan nilai-nilai bermakna di setiap destinasi. Penguatan kearifan lokal menjadi daya tarik utama yang ditawarkan untuk memberikan pengalaman wisata yang memorable dan mengesankan.
“Langkah strategis InJourney diawali dengan menjamin operasional pelayanan yang berkualitas tinggi. Seluruh personil diinstruksikan untuk melayani sepenuh hati dengan standar keamanan yang ketat. Pengelolaan kawasan pariwisata juga dilakukan dengan pengawasan ekstra guna menjamin keselamatan wisatawan. Sehingga setiap pengunjung dapat menikmati liburannya tanpa rasa khawatir melalui ekosistem pariwisata yang telah terintegrasi secara menyeluruh,” pungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar