Motiv Pelemparan Bom di Magelang : Sakit Hati hingga Adiknya Ditilang Polisi

BNews—MAGELANG— Pelaku pelemparan bom molotov di Rumdin Ketua DPRD Kota Magelang dan Unit Laka Polres Magelang Kota didasari motiv sakit hati. Mereka kemudian melampiaskannya dengan melempar bom molotov.

Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi kepada media mengatakan kedua pelaku masing-masing memiliki motiv berbeda. Keduanya merasa sakit hati dengan Ketua DPRD Kota Magelang dan Polisi.

Advertisements


“Jadi sebelum beraksi mereka lebih dahulu minum minuman keras,” kata Kapolres dalam Jumpa Persnya siang tadi (18/7).


Kedua pelaku adalah Rohman Abdul Rohim, 27, warga Kampung Rejosari Magersari Kota Magelang dan Angga Putra Pamungkas, 24, warga Tejosari Magersari Magelang Selatan.

Kapolres mengatakan Tersangka Rohman menjadi inisiator pelemparan molotov ini. Karena sakit hati, adiknya pernah ditilang oleh anggota Satlantas Polres Magelang Kota dan tidak bisa diselesaikan.

“Kemudian untuk membalasnya dia melempar molotov ke kantor unit laka lantas yang ada di Jalan Ikhlas,” imbuhnya,

Sedangkan, motif pelemparan bom molotov ke rumah dinas Ketua DPRD di Jalan Diponegoro Kota Magelang,  yakni  pernah ada permasalahan perselisihan yang diselesaikan secara kekeluargaan, namun yang bersangkutan tidak di-openi. 

“Pernah ada permasalahan perselisihan yang diselesaikan secara kekeluargaan, namun yang bersangkutan tidak diopeni pada penyelesaian secara kekeluargaan tersebut. Tidak ada unsur politik, unsurnya masih dendam pribadi,” katanya. 

Dari pengakuan pelaku ini, disimpulkan sementara motifnya dendam pribadi, yakni sakit hati. Kalau soal motif politik,  sangat jauh untuk disimpulkan. Ketika ditanya apakah kedua pelaku tersebut juga  orang yang melakukan aksi serupa ke sebuah tempat ibadah yang ada di Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, Idham Mahdi mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih  mendalaminya. (bn1/wan)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: