Muhammadiyah Disaster Management Magelang Bantu Korban Bencana Bandongan

BNews– BANDONGAN– Berakhirnya masa tanggap darurat Banjir Bandang Salamkanci Bandongan, berakhir pula operasi jajaran Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Magelang (6/3/2020). Kegiatan tersebut disimboliskan dalam aksi bakti sosial oleh mereka yang berkerja sama dengan
LLHPB ‘Aisyiyah dan Lazismu Kabupaten dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Salamkanci.

Bakti sosial dengan pembagian berupa 100 paket bahan pokok dan pakaian kepada warga. “Saya mengucapkan terimakasih atas respon yang dilakukan oleh relawan Muhammadiyah di dusunnya. Tentunya kepada Lazismu dan MDMC yang telah membantu warga disini,” ucap Ketua RW 07 Dusun Semen Khanafi, 56.

Selanjutnya dikatakannya, bahwa warga Dusun Semen akan tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi resiko bencana di dusun kami. “Saya juga sudah menghimbau kepada warga untuk segera mengamankan diri jika terjadi hujan deras,” tandasnya.

Sementara Ketua PRM Salamkanci, Burhanudin menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan respon banjir longsor di Desanya. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada relawan Muhammadiyah dari berbagai unsur yang di koordinasi oleh MDMC karena telah membantu warga Salamkanci yang tertimpa musibah,” ungkapnya.

Dijelaskan juga okeh Koordinator Divisi Tanggap Darurat MDMC Kabupaten Magelang Tri Susanto bahwa relawan Muhammadiyah yang diterjunkan terdiri dari 10 – 20 orang per hari. “Hal tersebut dilakukan sejak Minggu (01/03/2020). Dimana mereka bersama warga dan unsur relawan lainnya membersihkan lumpur tersebut,” jelasnya.

Perlu diketahui, MDMC mendirikan Pos Koordinasi (posko) sekitar 1 km dari tempat kejadian bencana. “Berbagai kegiatan dilaksanakan antara lain assesment dampak bencana, pembersihan lumpur, membantu layanan dapur umum,” imbuhnya.

Ketua MDMC Kabupaten Magelang menyampaikan bahwa pihaknya didukung penuh Lazismu melaksanakan tanggap bencana untuk membantu masyarakat terdampak. “Kami selalu berkomitmen untuk ikut membantu warga terdampak bencana dimanapun di wilayah Kabupaten Magelang. Maka kami akan hadir karena itulah wujud kepedulian Muhammadiyah tanpa memandang perbedaan apapun apakah agama, suku atau golongan,” pungkasnya. (*/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: