Naik Gunung Arjuno Tanpa Registrasi, 11 Pendaki Tersesat dan Dievakuasi
- calendar_month Jum, 30 Mei 2025

ilustrasi Pendaki Ilegal Gunung Arjuan tersesat
Identitas para pendaki yang dievakuasi meliputi EY (45), A (45), dan V (18) asal Jl. Plaosan Barat, Kota Malang; S (18) asal Wagir, Kabupaten Malang; MRM (17) dari Blimbing, Kota Malang; AZ (46) dan NF (46) asal Sapto Renggo, Kecamatan Pakis.
Sementara itu, empat lainnya yakni KA (42), LN (45) dari Lawang; NPI (15) dari Dusun Sapto Renggo, Pakis; serta KM (18) dari Dusun Krajan Tengah, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang.
“Seluruh pendaki dalam keadaan selamat, mereka kemudian diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing,” tuturnya.
Dijelaskan pula, tim evakuasi yang bergerak terdiri dari personel Tahura, Perhutani, Bhabinkamtibmas Polsek Singosari, Babinsa, SAR Samudra, dan relawan PMI. Keberhasilan evakuasi ini didukung oleh komunikasi antara pendaki dan pihak luar yang memberikan titik koordinat lokasi mereka.
“Tim evakuasi terdiri dari personel Tahura, Perhutani, Bhabinkamtibmas Polsek Singosari, Babinsa, SAR Samudra, dan relawan PMI. Mereka bergerak cepat setelah mendapat koordinat lokasi dari komunikasi yang dilakukan pendaki dengan pihak luar,” terangnya.
Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat, terutama saat musim liburan seperti libur Kenaikan Isa Almasih, yang kerap dimanfaatkan untuk wisata alam dan pendakian.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Kami imbau masyarakat agar tidak melakukan pendakian secara sembarangan, apalagi melalui jalur tidak resmi. Jika belum berpengalaman, disarankan menggunakan jasa pemandu,” ujarnya.
“Pastikan mengikuti prosedur, melapor ke pengelola, dan membawa perlengkapan memadai. Jangan hanya berbekal informasi media sosial atau video dari medsos,” pungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: Borobudur News




Saat ini belum ada komentar