“Nyambi” Jadi Pengedar Pil Yarindu, Tukang Parkir di Mertoyudan Diciduk Polisi

BNews—MUNGKID—Pemakaian Pil Yarindu yang mengakibatkan penggunanya “ngeflay” semakin banyak di Kabupaten Magelang. Hal itu dibuktikan dengan tertangkapnya penjual pil koplo ini oleh Polres Magelang.

Ada seratus Pil Yarindu diamankan Tim Opsnal Narkoba Polres Magelang dari tangan seorang pemuda tukang parkir di daerah Soko Mertoyudan Magelang 21 September 2019 lalu. Pemuda tersebut diketahui bernama Sulistyo, 25 warga Karanglor, Rejowinangun Kecamatan Magelang Selatan Kota Magelang.

Advertisements


Kapolres Magelang AKBP Pungky Bhuana Santoso mengatakan penangkapan pelaku ini setelah petugas melakukan penyelidikan dan pemantauan gerak-gerik pelaku. “Saat dilakukan pemantauan, pelaku ditangkap petugas di depan sebuah rumah di kawasan Soko Mertoyudan sekitar pukul17.30 wib September lalu,” katanya siang ini (9/10).


Saat dilakukan penangkapan dan penggeledahan ditemukan sebanyak 100 butir Pil Daftar G yang bernama Pil Yarindu. “Pelaku dan barang bukti langusng diamankan ke Mako Polres Magelang untuk diselidiki lebih lanjut,” imbuhnya.

Dari pengakuan tersangka kepada petugas, bahwa pil tersebut diterimanya dari seseorang bernama Angga warga Kampung Kliwonan, Kota Magelang. “Petugas sudah melakukan pengejaran dan menetapkan Angga jadi DPO,” paparnya.

Dari hasil gelar perkara, maka tersangka tetap diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. “Tersangka diterapkan Pasal 196 Jo Pasal 98 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,”jelasnya.

“Pelaku juga terancam pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 1 Miliar rupiah,” tandasnya.

Sementara tersangka Sulistyo saat diwawancarai awak media mengaku sudah melakukan aktivitas penjualan Pil Yarindu selama satu bulan. “Sudah berhasil menjual 200 butir, dan 100 butir tersebut sisanya,” katanya di depan awak media.

Dirinya juga mengaku membeli obat tersebut dengan harga Rp 200 rupiah setiap butirnya. “Keuntungan yang didapat 100 %, beli Rp 100.000 saya jual Rp 200.000. Dan biasanya yang beli adalah para pegawai atau pekerja swasta,”pungkas Sulis yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang parkir di kawasan Rejowinangun Kota Magelang. (bsn/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: