Operasi Keselamatan Candi 2024, Seribu Lebih Pelanggaran Ditindak di Magelang
- calendar_month Rab, 13 Mar 2024

ILUSTRASI : Seorang Polwan satuan lalu lintas sedang menindak tilang pengendara dan memberikan slip denda (Foto: internet)
BNews-MAGELANG- Satlantas Polresta Magelang telah melakukan penindakan hukum terhadap 1.130 pelanggar lalu lintas; selama gelaran Operasi Keselamatan Candi 2024, hingga hari ke-8 (Senin, 11/03/2024). Dari jumlah tersebut, sebanyak 66 persen pelanggar tertangkap melalui ETLE (tilang elektronik).
Kompol Agus Santoso, selaku Kasat Lantas Polresta Magelang’ menjelaskan bahwa mayoritas pelanggar lalu lintas ini; berusia antara 16-30 tahun dengan berbagai jenis pelanggaran yang terjadi.
Kompol Agus mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan OKLC 2024 hingga hari kedelapan, tercatat 550 tindakan teguran; dari berbagai titik. Dari 1.130 pelanggar, 379 diantaranya ditilang secara konvensional dan 751 ditilang melalui sistem ETLE.
“Dari jumlah total pelanggar, 751 di antaranya atau 66 persen tertangkap melalui ETLE. Hal ini membuktikan bahwa sistem tilang menggunakan ETLE tetap efektif di wilayah Polresta Magelang,” ungkapnya.
Meski telah dilakukan sosialisasi, edukasi, dan patroli secara intensif, data menunjukkan bahwa upaya preventif dan preemtif; yang dilakukan oleh petugas Satlantas masih belum sepenuhnya diterima oleh masyarakat. Tingginya angka pelanggaran lalu lintas mengindikasikan perlunya peningkatan sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas.
Kasat Lantas menegaskan pentingnya terus meningkatkan upaya sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas; tidak hanya dalam penegakan aturan, tetapi juga melalui sosialisasi di sekolah-sekolah. Memberikan pemahaman yang baik tentang; ketaatan aturan lalu lintas merupakan langkah penting dalam membentuk karakter yang baik sejak usia dini.
“Kegiatan ini tidak sekadar edukasi, namun juga membentuk hubungan yang erat antara polisi dan masyarakat; terutama generasi muda. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang keselamatan berlalu lintas, diharapkan mereka akan menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab,” ujar Kompol Agus.
IKUTI UPDATE BERITA BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS GRATIS (KLIK DISINI)
Dengan demikian, Operasi Keselamatan Lalulintas Candi 2024 tidak hanya bertujuan untuk menindak pelanggaran lalu lintas, tetapi juga untuk mendidik masyarakat tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas dan membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar