Sebulan 14 Pelaku Kejahatan di Magelang Ditangkap

BNews-MUNGKID—Jajaran Polres Magelang selama 20 hari terakhir berhasil ungkap kasus kejahatan Curas,Curat dan Curanmor sebanyak 12 kasus. Hari ini Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo  menggelar conferensi pers bersama awak media tentang keberhasilan Operasi Sikat Candi 2017 ini (23/10).

 

Dalam confpress ini sebanyak 11 tersangka pelaku curas, curat dan curamor ikut dikeluarkan dari sel tahanannya salah satunya perempuan.”Sebenarnya masih ada empat pelaku curas namun tidak kita hadapkan ke rekan-rekan media karena masih dibawah umur dan mereka anak putus sekolah,” ungkap AKBP Hari Purnomo.

Total 14 tersangka kejahatan berhasil diamankan sejak tanggal 25 September hingga tanggal 14 Oktober 2017 dalam operasi sikat candi 2017 ini.”Operasi ini memang khusus untuk menangani kasus Curas, Curat dan curanmor, dari 12 kasus ini ada tiga kasus pencurian dengan kekerasan yang dilakukan di wilayah salaman, mertoyudan dan pakis beberapa waktu yang lalu, serta delapan kasus curat dan satu kasus curanmor dengan barang bukti satu unit mobil,” imbuh Kapolres.

Untuk barang bukti dari proses pengamanan tersangka dan pengembangan kasus pihak kepolisian berhasil menyita  kendaraan bermotor roda empat 1 unit, roda dua 5 unit, 2 sajam, uang sejumlah Rp.320.200, Handpone, tas, laptop dan lain sebagainya.

Para pelaku tersebut berhasil diamankan di berbagai lokasi, antara lain di rumahnya masing-masing, di jalan, bahkan sampai diluar kota seperti bantul dan Jakarta.”Kita juga tidak terpancang dengan operasi sikat candi ini karena kita setiap hari juga terus berupaya sosialisasi soal Khamtipmas ke masyarakat,” terangnya.

“Dengan banyaknya kasus yang berhasil diungkap tentunya hal ini menunjukan kalau di wilayah Kabupaten Magelang banyak terjadi kasus pencurian, dan saya himbau kemasyarakat jangan sampai sembrono dan meremehkan keamanan lingkungan,” himbaunya.

“Nah ini khusus untuk anak-anak atau pelajar agar pengawasannya ditingkatkan karena dalam kasus curat dan curas ini, ada anak-anak yang bertindak sebagai tersangka maupun korban,” pungkasnya. (bsn)

Loading...

Baca Juga :

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: