Wow…Di Musim Pandemi, Usaha di Borobudur Ini Justru Meningkat

BNews–BOROBUUDR– Sektor home industri Kerjainan Gerabah Klipoh Borobudur ini tidak terlalu terkena imbas pandemi covid-19. Pasalnya pesannan produknya selama masa tersebut meningkat.

Usaha kerajian Gerabah tersebut berlokasi di Dusun Banjaran 1 Klipoh, Desa Karanganyar Kecamatan Borobudur. Sudah lama ada sebagai salah satu mata pencaharian warga setempat.

Ketua Kelompok Kerajinan Gerabah Klipoh, Supoyo, 49, mengatakan, hal tersebut dikarenakan kerajinan gerabah berangkat dari home industri. Dan kemudian berubah menjadi industri pariwisata sejak tahun 2004.

Dimana saat pandemi ini, permintaan gerabah meningkat, seperti produk pot bunga, karena banyak orang yang dirumah saja dan butuh kegiatan seperti menanam bunga atau kaktus. Dan pesanan padasan tempat cuci tangan juga meningkat drastis.

“Jadi pada masa pandemi Covid 19 ini, meskipun tidak ada kunjungan wisatawan, produksi gerabah tetap jalan, untuk memenuhi pesanan secara on line,” katanya (20/9/2020).

Ia menyebutkan selama pademi pesanan naik hingga 200-300 produk perbulan. Khususnya untuk pesanan Padasan atau tempat cuci tangan dan pot bunga berbagai ukuran.

“Sebelum pandemi pesanan hanya 10 produk per bulan. Kami malah keteteran untuk memenuhi pesanan tersebut,” imbuhnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDURNEWS (KLIK DISINI)

Sementara menurutnya, terkait dengan kunjungan wisatawan sudah mulai menerimanya sejak dua minggu ini. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Beberapa artis, Anang sekeluarga dan Eko Patrio telah datang ke tempat kami. Kami berikan atraksi wisata edukasi proses pembuatan gerabah langsung,” ujarnya.

Adapun sejarah produksi gerabah ditempat tersebut sudah dimulai sejak 12 generasi lalu. Dimana terdapat seorang Nyai Kalipah, yang mengawali pembuatan gerabah. Yakni membuat peralatan rumah tangga di kawasan Borobudur.

“Menurut sejarah Nyai Kalipah yang bikin gerabah pertama di Borobudur, tapi jika melihat relief Candi Borobudur, sejak jaman Sailendra sudah ada pembuatan gerabah. Ya sama membuat peralatan rumah tangga,” terang Supoyo.

Dari murni produksi gerabah, kemudian pada tahun 2004 mulai merambah ke souvernir dan pariwisata. Dan saat ini sudah terdapat 90 perajin yang terbagi dalam lima kelompok.

“Gerabah produksi Klipoh sudah beredar ke seluruh pulau Jawa, Kalimantan dan Bali. Selain gerabah kami juga memproduksi beragam keramik,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: