Patok Rel Kereta Api Mulai Dipasang di Magelang, Ini Penjelasan PT KAI

BNews—MAGELANG—Sejumlah warga di Kecamatan Secang Kabupaten Magelang menemukan pemasangan patok baru oleh PT KAI. Wacana pengaktifan kembali kereta api Semarang-Jogja mendekati kenyataan.

Di Kawasan Pucang Secang misalnya, sejumlah patok diketahui dipasang sejak beberapa hari lalu. Patok-patok bergambar Kementrian Perhubungan bertuliskan DJKA (Dirjen Perkeretaapian) ini dipasang oleh petugas.

“Ada kemarin dipasang. Tidak tanya karena tidak berani,” kata Sarmijan, warga Pucang Kecamtan Secang.

Patok-patok ini, kata dia dipasang dekat area persawahan yang biasa dia garap. Jarak dari bekas rel lama sekitar 700 meter.

Loading...

Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto pun membenarkan jika reaktivasi jalur kereta api Yogyakarta-Magelang akan segera dilaksanakan. “Rencana itu (reaktivasi jalur kereta api Yogyakarta-Magelang akan segera dilaksanakan oleh DJKA (Dirjen Perkeretaapian),” ujar Eko kepada sejumlah media, kemarin.

Rencana reaktivasi jalur kereta api Yogyakarta-Magelang ini pun ditandai dengan pemasangan patok DJKA (Dirjen Perkeretaapian) di Kabupaten Magelang, seperti di wilayah Kecamatan Secang.

Pematokan tersebut merupakan pekerjaan dari Direktorat Lalu Lintas dan saat ini progresnya sedang dilakukan studi kelayakan (FS) dan Survei Investigasi Desain (SID).

Eko sendiri mengatakan, rencana reaktivasi jalur kereta api Yogyakarta-Magelang ini memang sudah digaungkan cukup lama, tetapi baru tahun ini mulai direalisasikan.

BEKAS : Bekas rel kereta api di kawasan Kota Magelang sudah banyak digunakan sebagai pemukiman warga. (dok pendekar tidar)

Tujuan dari reaktivasi jalur kereta tersebut untuk menunjang Kawasan Strategis Pariwisata Nasioanal (KSPN) Borobudur. “Salah satu tujuannya untuk giat wisata Borobudur. Jalur kereta api itu akan melalui Borobudur juga dan mempermudah akses wisatawan menuju ke sana,” ujarnya. (bn1/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: