Kabur usai Jadi Tersangka Pencabulan, Pendiri Ponpes di Pati ini Diduga Jalani Ritual di Tempat Keramat
- calendar_month 2 jam yang lalu

Pendiri Ponpes di Pati ini Diduga Jalani Ritual di Tempat Keramat
Kabur ke Bogor lalu Ritual di Makam Keramat Wonogiri
Usai dari kawasan Pegunungan Muria, Ashari diduga melanjutkan pelariannya menuju Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan diantar sopir pribadinya.
Namun, rencana persembunyian di Bogor disebut batal. Ashari kemudian kembali berpindah menuju Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Di Wonogiri, Ashari memilih singgah di kawasan makam keramat Raden Gunungsari di Kecamatan Purwantoro.
Pelaku bahkan disebut sempat tinggal di rumah juru kunci kompleks makam di Desa Bakalan, Purwantoro, Wonogiri.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Menurut Kepala Desa Bakalan, Sutanto, Ashari datang ke wilayah tersebut pada Rabu (6/5/2026) pagi menggunakan ojek dari Purwantoro.
“Informasi dari warga yang menerima tamu, (AS) hari Rabu masuk Desa Bakalan. (Pelaku) naik ojek dari Kecamatan Purwantoro, jam 7 pagi,” ujar Sutanto kepada wartawan.
Untuk mencapai lokasi makam Raden Gunungsari, Ashari disebut harus berganti ojek menuju area puncak yang cukup jauh dari permukiman warga.
“Lokasi (makam Raden Gunungsari) jaraknya sekira 1 kilometer dari permukiman warga yang ramai. (AS) menuju ke salah satu rumah warga, menginap di sana,” terang Sutanto.
Mengaku Jalani Laku Spiritual dan Puasa Tiga Tahun
Warga sekitar tidak mengetahui bahwa tamu yang datang tersebut merupakan buronan polisi kasus pencabulan.
Menurut Sutanto, Ashari mengaku datang untuk menjalani ritual spiritual di makam keramat tersebut.
“Ceritanya yang bersangkutan mengaku disuruh gurunya berpuasa tiga tahun. Saat ini baru dapat tiga bulan, terus disuruh ke sini (makam Raden Gunungsari),” papar Sutanto.
Karena lokasi tersebut memang kerap didatangi peziarah dari luar daerah, warga tidak menaruh curiga terhadap keberadaan Ashari.
“Warga tidak curiga, tidak ada yang tahu. Tempatnya itu juga jauh dari permukiman. Memang biasa datang orang luar kota yang berziarah, jadi tidak ada yang curiga,” tukas Sutanto.
Ditangkap Polisi Saat Keluar dari Persembunyian
Pelarian Ashari akhirnya berakhir setelah tim Jatanras Polda Jawa Tengah bersama Polresta Pati berhasil melacak keberadaannya di Wonogiri.
Ashari ditangkap tanpa perlawanan pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Menurut Sutanto, penangkapan dilakukan saat Ashari keluar dari rumah warga dan mengendarai motor pinjaman.
“Warga tidak tahu penangkapannya karena pagi, tapi yang dekat (lokasi) ada yang dengar suara tembakan satu kali. Mungkin cuma peringatan,” tutur Sutanto.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol Dika Hadian Widya Wiratama membenarkan penangkapan tersebut.
“Alhamdulillah sudah (tertangkap),” ujar Kompol Dika singkat kepada wartawan pada Kamis (7/5/2026).
Dika menjelaskan, selama pelarian Ashari sempat berpindah-pindah lokasi di Jawa Tengah hingga Jawa Barat.
“Sempat ke Kudus kemudian Bogor dan ke Jakarta, dan selanjutnya ke Solo kemudian Wonogiri,” ungkap Dika.
Polisi akhirnya berhasil menangkap Ashari setelah memburu jejak pelariannya lintas daerah. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar